Selasa, 23 Juni 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 120
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jakarta Selatan, Nurul Azizah Syafrin memimpin langsung verifikasi lapangan (Verlap) Lomba Posyandu Tingkat Kota di Posyandu Bungur, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa.
"Baik dan berkualitas"
Azizah mengatakan, Posyandu saat ini dituntut mampu memberikan layanan kepada seluruh lapisan masyarakat sesuai siklus hidup, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia (Lansia).
"Ini merupakan Verlap pertama yang saya pimpin. Penilaian bagi kader dan Posyandu di bidang layanan kesehatan ini dilaksanakan setiap tahun secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat nasional," ujarnya, Selasa (23/6).
Azizah menjelaskan, pada tahap penilaian awal yang digelar pada 11 Juni 2026 terdapat berbagai inovasi kreatif yang dipresentasikan oleh 10 peserta perwakilan kecamatan di Jakarta Selatan. Berdasarkan hasil rekapitulasi nilai dewan juri, terpilih tiga peserta terbaik yang kemudian mengikuti tahapan Verlap.
"Salah satunya adalah Posyandu Bungur yang berhasil lolos. Mereka menampilkan pemaparan yang sangat baik saat penilaian awal. Saya berharap berbagai inovasi yang dimiliki dapat mengantarkan mereka meraih prestasi terbaik," terangnya.
Menurutnya, peningkatan kualitas Posyandu dan kapasitas kader perlu terus dilakukan secara berkelanjutan untuk menjamin kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Peningkatan kualitas tersebut dilakukan secara komprehensif melalui penguatan keterampilan kader, pemenuhan sarana dan prasarana, penyediaan layanan kesehatan, pembinaan teknis, hingga penyelenggaraan lomba sebagai bentuk apresiasi kepada kader maupun Posyandu berprestasi.
"Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan Posyandu sehingga dapat berjalan dengan baik dan berkualitas. Semoga kualitas pelayanan ini tidak hanya ditunjukkan saat penilaian, tetapi dapat terus dipertahankan sehingga manfaatnya dirasakan masyarakat," ungkapnya.
Sementara itu, Camat Jagakarsa, Mohamad Soleh mengaku bangga atas prestasi Posyandu Bungur yang berhasil meraih Juara I Lomba Posyandu Berprestasi tingkat Kecamatan Jagakarsa dan berhak mewakili pada jenjang penilaian berikutnya.
"Prestasi ini bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan cerminan kolaborasi yang kuat antara kader Posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah wilayah, dan partisipasi aktif masyarakat," ucapnya.
Soleh menjelaskan, Posyandu Bungur sudah mengimplementasikan Integrasi Layanan Primer (ILP) secara optimal dengan memberikan pelayanan yang mencakup seluruh siklus kehidupan masyarakat, mulai dari remaja, usia produktif, hingga lansia.
Ia memaparkan, salah satu keunggulan Posyandu Bungur adalah keberhasilannya mengembangkan 43 inovasi pendukung layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
"Inovasi-inovasi tersebut merupakan bentuk adaptasi terhadap kebutuhan warga sekaligus solusi nyata untuk meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan. Ini membuktikan bahwa kader Posyandu tidak hanya menjalankan tugas rutin, tetapi juga menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat," bebernya.
Ia berharap, proses penilaian ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi, tetapi juga momentum untuk menyebarluaskan praktik-praktik terbaik yang dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain.
"Kami berharap kegiatan penilaian ini dapat mendorong peningkatan kualitas layanan Posyandu di berbagai wilayah serta memperkuat peran kader dalam mendukung kesehatan masyarakat," tandasnya.