Kamis, 11 Juni 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 124
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jakarta Selatan, Nurul Azizah Syafrin mendorong kader dan Posyandu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta menjadi unggul dalam berbagai aspek, terutama di bidang kesehatan.
"Inovasi pelayanan"
Hal ini disampaikan Azizah saat meninjau pelaksanaan Lomba Kader dan Posyandu yang berlangsung di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.
Azizah mengatakan, melalui ajang lomba yang diikuti perwakilan dari 10 kecamatan se-Jakarta Selatan tersebut, diharapkan lahir kader dan Posyandu yang mampu menjadi contoh dalam pelayanan kesehatan masyarakat serta mampu bersaing pada tingkat yang lebih tinggi.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat melahirkan kader dan Posyandu yang unggul dalam berbagai aspek. Sehingga, mereka dapat menjadi perwakilan Jakarta Selatan yang mampu bersaing secara optimal pada tingkat provinsi maupun nasional," ujarnya, Kamis (11/6).
Azizah menjelaskan, hasil dari kegiatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kemudahan akses masyarakat terhadap layanan Posyandu melalui kehadiran kader yang komunikatif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Ia menambahkan, salah satu keunggulan yang dapat dikembangkan peserta adalah kemampuan menciptakan inovasi pelayanan, termasuk penggunaan istilah pelayanan yang kreatif serta penerapan sistem penilaian berbasis digital guna mempermudah akses bagi masyarakat maupun pengelola Posyandu.
"Pemanfaatan teknologi digital dan inovasi pelayanan menjadi salah satu langkah yang dapat meningkatkan kualitas layanan Posyandu sekaligus memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat," terangnya.
Azizah berpesan kepada seluruh peserta agar terus mengembangkan inovasi yang telah dimiliki dan tidak berhenti belajar dari berbagai pengalaman maupun praktik baik yang telah diterapkan di wilayah lain.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan kampanye kesehatan ibu dan anak sebagai upaya mengatasi berbagai persoalan kesehatan yang masih dihadapi masyarakat, termasuk stunting.
"Saya berharap kampanye mengenai kesehatan ibu dan anak dapat terus ditingkatkan. Dengan langkah tersebut, berbagai permasalahan kesehatan, termasuk stunting, dapat ditangani secara lebih efektif," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang peserta lomba dari Kelurahan Jati Padang, Hani Apriyani mengaku bersyukur dapat terpilih sebagai perwakilan dalam Lomba Kader Posyandu Tahun 2026.
Ia menuturkan, sudah melakukan berbagai persiapan untuk mengikuti kompetisi tersebut dan berharap dapat memberikan hasil terbaik.
"Semoga bisa jadi juara, jika belum berhasil saya akan tetap semangat dan terus mengabdi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat di wilayah saya," tandasnya.