Program Padat Karya Bisa Jadi Bantalan Ekonomi Warga

Jumat, 19 Juni 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Andry 169

Proyek pekerjaan padatkarya jati

(Foto: Nugroho Sejati)

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike mengapresiasi rencana Pemprov DKI menghadirkan program padat karya sebagai salah satu bentuk jaring pengaman ekonomi bagi masyarakat.

"Membuka lapangan pekerjaan,"

Menurut Yuke, program yang akan melibatkan sekira 2.800 tenaga kerja tersebut merupakan langkah positif di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Selain membuka lapangan pekerjaan, program ini juga dinilai dapat membantu penyelesaian sejumlah pekerjaan berbasis proyek yang dilakukan oleh dinas terkait.

"Program padat karya ini cukup baik untuk membantu tenaga kerja dan membuka lapangan pekerjaan. Apalagi jika melibatkan warga sekitar yang memang membutuhkan pekerjaan," ujar Yuke, Jumat (19/8).

Meski demikian, Yuke meminta, Pemprov DKI menyosialisasikan program secara jelas dan menyeluruh kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait mekanisme, persyaratan, maupun status tenaga kerja yang terlibat.

"Jangan sampai informasinya diterima berbeda, lalu masyarakat mengira program ini sama dengan PJLP atau tenaga kerja lainnya. Syarat dan proses seleksinya harus benar-benar jelas," katanya.

Yuke menegaskan, proses seleksi peserta harus dilakukan secara terbuka dan sesuai kriteria yang telah ditetapkan dengan memprioritaskan warga yang benar-benar membutuhkan pekerjaan.

Dikatakan Yuke, transparansi menjadi kunci agar program padat karya berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi warga.

"Jangan sampai niat baik pemerintah justru menimbulkan masalah karena penyampaian informasi atau proses seleksi yang kurang tepat," ujarnya.

Yuke berharap, program padat karya dapat menjadi salah satu upaya berkelanjutan dalam membantu masyarakat memperoleh penghasilan. Pogram padat karya, kata Yuke, bisa menjadi bantalan ekonomi warga meskipun hanya bersifat sementara.

Ia menilai, di tengah keterbatasan anggaran, program yang mampu melibatkan masyarakat secara langsung tetap perlu didorong karena manfaatnya dapat dirasakan oleh warga yang membutuhkan kesempatan kerja.

"Kita berharap masih ada program atau kegiatan serupa yang bisa melibatkan masyarakat yang memang sangat membutuhkan lapangan pekerjaan. Walaupun hanya setahun, harian, bulanan, atau bentuk lainnya, itu sudah sangat membantu," pungkasnya.

BERITA TERKAIT
Ketua dprd dki suhud

Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

Rabu, 10 Juni 2026 1858

Proyek pekerjaan padatkarya jati2

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

Jumat, 05 Juni 2026 2610

 Jaga Stabilitas Harga Pangam, Pasar Murah Hadir di Kelurahan Pela Mampang

Warga Pela Mampang Sebut Program Pangan Murah Sangat Membantu

Senin, 20 Januari 2025 1058

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 4851

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1231

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1419

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1349

Transjakarta halte balaikota doc

Ini Rute Bus Transjakarta ke Jakarta Fair Kemayoran

Jumat, 12 Juni 2026 1476

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks