Program Padat Karya Bisa Jadi Bantalan Ekonomi Warga

Jumat, 19 Juni 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Andry 543

Proyek pekerjaan padatkarya jati

(Foto: Nugroho Sejati)

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike mengapresiasi rencana Pemprov DKI menghadirkan program padat karya sebagai salah satu bentuk jaring pengaman ekonomi bagi masyarakat.

"Membuka lapangan pekerjaan,"

Menurut Yuke, program yang akan melibatkan sekira 2.800 tenaga kerja tersebut merupakan langkah positif di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Selain membuka lapangan pekerjaan, program ini juga dinilai dapat membantu penyelesaian sejumlah pekerjaan berbasis proyek yang dilakukan oleh dinas terkait.

"Program padat karya ini cukup baik untuk membantu tenaga kerja dan membuka lapangan pekerjaan. Apalagi jika melibatkan warga sekitar yang memang membutuhkan pekerjaan," ujar Yuke, Jumat (19/8).

Meski demikian, Yuke meminta, Pemprov DKI menyosialisasikan program secara jelas dan menyeluruh kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait mekanisme, persyaratan, maupun status tenaga kerja yang terlibat.

"Jangan sampai informasinya diterima berbeda, lalu masyarakat mengira program ini sama dengan PJLP atau tenaga kerja lainnya. Syarat dan proses seleksinya harus benar-benar jelas," katanya.

Yuke menegaskan, proses seleksi peserta harus dilakukan secara terbuka dan sesuai kriteria yang telah ditetapkan dengan memprioritaskan warga yang benar-benar membutuhkan pekerjaan.

Dikatakan Yuke, transparansi menjadi kunci agar program padat karya berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi warga.

"Jangan sampai niat baik pemerintah justru menimbulkan masalah karena penyampaian informasi atau proses seleksi yang kurang tepat," ujarnya.

Yuke berharap, program padat karya dapat menjadi salah satu upaya berkelanjutan dalam membantu masyarakat memperoleh penghasilan. Pogram padat karya, kata Yuke, bisa menjadi bantalan ekonomi warga meskipun hanya bersifat sementara.

Ia menilai, di tengah keterbatasan anggaran, program yang mampu melibatkan masyarakat secara langsung tetap perlu didorong karena manfaatnya dapat dirasakan oleh warga yang membutuhkan kesempatan kerja.

"Kita berharap masih ada program atau kegiatan serupa yang bisa melibatkan masyarakat yang memang sangat membutuhkan lapangan pekerjaan. Walaupun hanya setahun, harian, bulanan, atau bentuk lainnya, itu sudah sangat membantu," pungkasnya.

BERITA TERKAIT
Ketua dprd dki suhud

Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

Rabu, 10 Juni 2026 2521

Proyek pekerjaan padatkarya jati2

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

Jumat, 05 Juni 2026 3524

 Jaga Stabilitas Harga Pangam, Pasar Murah Hadir di Kelurahan Pela Mampang

Warga Pela Mampang Sebut Program Pangan Murah Sangat Membantu

Senin, 20 Januari 2025 1224

BERITA POPULER
Mikrotrans reza edit

Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

Jumat, 02 Oktober 2026 3035

Distribusi Benih Ikan Air Tawar anita

4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

Jumat, 02 Oktober 2026 2628

Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1827

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1429

Festival palang pintu tiyo 2

Yuk Kunjungi Festival Palang Pintu XVII di Jalan Kemang Raya

Sabtu, 03 Oktober 2026 935

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks