Jaga Pertumbuhan Ekonomi, JKF 2026 Siap Digelar di Istora

Jumat, 19 Juni 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Andry 896

Presscon jkf2026 otoy

(Foto: Andri Widiyanto)

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan OJK Jabodebek akan menyelenggarakan Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026. Festival tahunan ini akan diselenggarakan pada 4-5 Juli 2026 di Istora Senayan, Jakarta.

"Itu akan meng-engineer dari pertumbuhan ekonomi di Jakarta,"

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan, acara ini digelar untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Jakarta. Saat ini, pertumbuhan ekonomi Jakarta sendiri tercatat mencapai 5,59 persen dan berkontribusi terhadap PDB sebesar 16,67 persen.

"Kolaborasi yang dilakukan antara pemerintah, OJK, Bank Indonesia, ekonomi kreatif, pelaku dunia usaha, itulah yang akan memberikan dampak nyata perubahan dari sebuah kota," ujar Pramono di Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (19/6).

Karena itu, ia mengapresiasi BI dan OJK atas penyelenggaraan festival tahunan ini. Menurutnya, digital ekonomi dan artificial intelligence di dalam ekonomi kreatif sangat mendukung transformasi Jakarta menuju kota global.

"Saya meminta yang namanya Innovative, Explore, Empower tidak setahun sekali, kalau bisa sebulan sekali, Pak. Karena kalau bisa sebulan sekali pasti itu akan meng-engineer dari pertumbuhan ekonomi di Jakarta," ujarnya.

Sementara Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan menyampaikan, acara JKF 2025 akan menghadirkan ruang kolaborasi bagi pengembangan ekonomi kreatif melalui sport, music, dan film.

Selain itu, berbagai kegiatan lainnya juga dihadirkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, seperti UMKM, digitalisasi pembayaran, literasi ekonomi syariah, festival urban farming, dan olahan pangan.

"Hasil asesmen kami bahwa ekonomi kreatif ini merupakan new engine of growth. Terutama nanti berbagai sektor, khususnya kali ini kita mengedepankan dari 17 subsektor ekonomi kreatif itu, kami melihat utamanya musik dan film," ujarnya.

Iwan menyampaikan, festival ini akan memperkuat pengembangan industri perfilman di Jakarta yang akan memberikan dampak ekonomi secara luas, terutama di sektor pariwisata, makanan dan minuman, serta tenaga kerja.

Kepala OJK Jabodebek, Edwin Nurhadi menyampaikan dukungan OJK terhadap penyelenggaraan JKF dan pengembangan ekonomi kreatif, terutama di sisi pembiayaan. Menurutnya, ekonomi kreatif merupakan sektor yang potensial untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Jakarta.

"Ekraf inilah sebagai engine of growth dan juga sebagai game changer untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Jakarta," ujarnya.

BERITA TERKAIT
Wali Kota Jakpus Beri Arahan 775 Petugas Sensus Ekonomi

Arifin Lepas 775 Petugas Sensus Ekonomi

Kamis, 18 Juni 2026 463

JPO JIS ancol jati

Pramono Segera Resmikan Dua Proyek Infrastruktur

Kamis, 18 Juni 2026 882

Gubernur pramono Indonesia Summit jati

Pramono Ungkap Strategi Wujudkan Jakarta Kota Global

Kamis, 18 Juni 2026 752

BERITA POPULER
Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 985

Urban Farming Rudin Lurah Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Selasa, 04 Agustus 2026 836

1785757954269

Kepulauan Seribu Raih Peringkat Pertama Aktivasi IKD Terbaik Nasional

Senin, 03 Agustus 2026 818

Pokdakan dan Pelaku Usaha Ikuti Pelatihan Budidaya Ramah Lingkungan

Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

Selasa, 04 Agustus 2026 713

IMG 20260803 WA0088

Konservasi Pulau Sabira Perkuat Ekosistem Laut dan Kesejahteraan Nelayan

Senin, 03 Agustus 2026 793

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks