Program Pendidikan Diminta Prioritaskan Masyarakat Kurang Mampu

Jumat, 19 Juni 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 561

Suasana pembelajaran sekolah jati

(Foto: Nugroho Sejati)

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, M Subki meminta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memprioritaskan masyarakat kurang mampu dalam penyediaan akses pendidikan.

Menurut Subki, setiap musim Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), DPRD kerap menerima pengaduan dari warga yang tidak berhasil mendapatkan kursi di sekolah negeri meskipun berasal dari keluarga yang membutuhkan.

"Keberpihakan menjadi prioritas,"

"Keberpihakan kepada masyarakat kelas bawah harus menjadi prioritas. Mereka yang ekonominya lemah sering kali kalah bersaing karena keterbatasan biaya, kualitas belajar, hingga pemenuhan gizi," ujar Subki, Jumat (19/6).

Lebih lanjut, Subki mendorong program pendidikan seperti Sekolah Rakyat yang diinisiasi Kementerian Sosial (Kemensos) hingga program boarding school juga diprioritaskan bagi warga kurang mampu.

Ia menilai, pemerintah perlu memberikan perhatian lebih besar kepada kelompok masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan dalam mengakses layanan pendidikan.

Subki mengapresiasi langkah Disdik menambah rombongan belajar (rombel) di sejumlah sekolah negeri guna menampung lebih banyak peserta didik. Namun, ia menilai, penambahan kapasitas tersebut masih belum mampu menjawab seluruh kebutuhan masyarakat.

Terkait sistem zonasi, Subki menyebut, mekanisme tersebut belum sepenuhnya ideal. Meski demikian, sistem tersebut dapat dipertahankan sebagai salah satu jalur penerimaan siswa baru.

Ia menambahkan, jalur afirmasi dan prestasi juga perlu terus diperkuat agar semakin banyak anak memiliki kesempatan untuk mengenyam pendidikan yang layak.

Dikatakan Subki, persoalan pendidikan hingga kini masih menjadi salah satu aspirasi yang paling sering disampaikan warga kepada anggota DPRD DKI Jakarta saat kegiatan reses.

"Hampir semua anggota DPRD menerima pertanyaan terkait KJP, KJMU, dan bantuan sosial. Artinya, kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendidikan dan kesejahteraan masih sangat besar," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Posko SPMB di SMKN 12 anita

Layanan Posko SPMB di Jakarta Utara Diapresiasi Warga

Rabu, 17 Juni 2026 862

Ratusan Orangtua Datangi Posko SPMB di SMAN 39

Petugas di Posko SPMB SMAN 39 Sigap Membantu dan Beri Solusi

Senin, 15 Juni 2026 819

IMG 20260609 WA0134

Pelaksanaan SPMB Dipastikan Obyektif dan Transparan

Selasa, 09 Juni 2026 586

BERITA POPULER
Munjirin Pimpin Panen Sayur sekolah nur

Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

Jumat, 14 Agustus 2026 9029

IMG 20260817 WA0044

Dubes Belanda Lihat Kemeriahan Peringatan HUT ke-81 RI di Malaka Jaya

Senin, 17 Agustus 2026 4196

Pemilik bangunan ubah saluran ist

Pemkot Jaksel Tegur Pemilik Bangunan Langgar Aturan

Jumat, 14 Agustus 2026 2251

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset dan Optimalisasi Anggaran 2026

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

Jumat, 14 Agustus 2026 2028

IMG 20260812 WA0088

Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

Rabu, 12 Agustus 2026 1869

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks