Rabu, 17 Juni 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 112
(Foto: Anita Karyati)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara menggelar kegiatan Peningkatan Pemahaman Sistem Deteksi Dini Tahun 2026 di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota setempat.
Kewaspadaan kita bersama"
Kegiatan ini bertujuan memperkuat kewaspadaan daerah serta meningkatkan koordinasi antarunsur masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi gangguan di wilayah.
"Saya mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya memperkuat pertahanan dan kewaspadaan kita bersama. Setiap informasi harus dapat disampaikan dan dikoordinasikan dengan baik agar arah serta langkah yang diambil menjadi selaras," ujarnya, Rabu (17/6).
Fredy menjelaskan, Jakarta Utara memiliki karakteristik yang unik sebagai wilayah pesisir dengan keberagaman suku, budaya, dan latar belakang masyarakat. Namun, keberagaman tersebut harus menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban lingkungan.
Menurutnya, sistem deteksi dini berperan penting dalam mengamati, menganalisis, dan melaporkan berbagai perkembangan yang terjadi di tengah masyarakat. Informasi yang diperoleh nantinya dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan dan langkah antisipatif.
"Masyarakat Jakarta Utara dikenal memiliki solidaritas yang kuat meskipun tantangan yang dihadapi cukup besar. Di era digital saat ini, kita tidak hanya mengandalkan metode konvensional, tetapi juga harus memantau perkembangan informasi di media sosial agar setiap persoalan dapat direspons secara cepat dan tepat," terangnya.
Sementara itu, Kepala Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Jakarta Utara, Muhammad Reza Phahlevi, menambahkan, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 100 peserta yang berasal dari berbagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan tokoh masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan peran aktif masyarakat dalam membantu memetakan potensi gangguan terhadap stabilitas wilayah.
"Tujuan akhirnya adalah terwujudnya kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat yang tetap terjaga di Jakarta Utara melalui komunikasi, koordinasi, dan pelaporan yang akurat," bebernya.
Reza menuturkan, kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya, antara lain Staf Khusus Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bidang Urusan Pembangunan Manusia, Tri Wisnu Bagus Permadi, serta Komandan Satuan Khusus Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Kolonel Cba Agus Kosasih.
Ia berharap, kegiatan ini dapat semakin memperkuat soliditas organisasi kemasyarakatan dan unsur masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Jakarta Utara.
"Saya berharap seluruh organisasi kemasyarakatan di Jakarta Utara tetap kompak dan bersinergi demi kepentingan wilayah serta masyarakat secara keseluruhan," tandasnya.