Senin, 15 Juni 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 161
(Foto: Nurito)
Satuan Pelaksana Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Satpel Dukcapil) Kelurahan Baru, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur memberikan layanan jemput bola administrasi kependudukan (Adminduk) di Musala Al Faruq, RT 02/02. Layanan ini disambut antusias warga.
"Terbantu dan dipermudah"
Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Baru, Andi Muhammad Anzhar mengatakan, layanan jemput bola ini merupakan upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memberikan kemudahan bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang ke kantor pelayanan.
Menurutnya, layanan Adminduk yang diberikan mulai dari pembaruan Kartu Keluarga (KK), perekaman dan pencetakan e-KTP, Kartu Identitas Anak (KIA), aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), hingga konsultasi kependudukan.
"Warga cukup datang ke lokasi layanan yang dekat dengan tempat tinggalnya. Antusiasme masyarakat sangat tinggi karena mereka merasa terbantu dan dipermudah dalam mengurus Adminduk," ujarnya, Senin (15/6).
Andi menjelaskan, layanan serupa sebelumnya telah dilaksanakan di wilayah RW 09 dan RW 07. Program ini akan terus dilakukan secara bergilir agar semakin banyak warga yang dapat mengakses layanan kependudukan dengan mudah.
"Melalui layanan ini kami ingin masyarakat bisa semakin tertib Adminduk " terangnya.
Kepala Satpel Dukcapil Kelurahan Baru, Rina Kurniawati menjelaskan, warga yang datang memiliki berbagai kebutuhan layanan administrasi, mulai dari pembaruan KK yang belum memiliki barcode hingga aktivasi IKD.
"Capaian aktivasi IKD di Kelurahan Baru saat ini sudah mencapai 47,02 persen dari sekitar 25 ribu warga pemilik e-KTP. Kami menargetkan angka tersebut dapat meningkat menjadi 50 persen pada tahun ini," ungkapnya.
Rina merinci, terdapat 41 warga memanfaatkan layanan jemput bola kali ini. Sebanyak tujuh warga yang mengurus KK, delapan warga mengurus e-KTP, empat warga mengurus KIA, 14 warga melakukan aktivasi IKD, dan delapan warga berkonsultasi terkait administrasi kependudukan.
"Layanan jemput bola akan terus digelar dengan lokasi yang berpindah-pindah agar semakin banyak masyarakat dapat mengakses layanan Dukcapil, khususnya aktivasi IKD yang menjadi salah satu program prioritas," bebernya.
Sementara itu, salah seorang warga RT 02/02, Kelurahan Baru, Kiki (37) mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan jemput bola tersebut karena lebih efektif dan efisien dalam mengurus Adminduk.
"Tadi saya mengurus pembaruan KK karena yang lama belum memiliki barcode dan melakukan aktivasi IKD. Alhamdulillah, prosesnya cepat. Semoga layanan seperti ini bisa terus diadakan," tandasnya.