Senin, 15 Juni 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 220
(Foto: Istimewa)
Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) meluncurkan Program Pemagangan Dalam Negeri Lulusan SMA Sederajat Tahun Anggaran 2026 Batch II di Bank Jakarta Learning Center, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (15/6).
Program ini ditujukan untuk memberikan kesempatan bagi lulusan SMA sederajat mengenal dunia kerja sekaligus meningkatkan kesiapan mereka memasuki pasar kerja.
"mengenal dunia kerja dan mempersiapkan diri,"
Tingginya minat masyarakat terhadap program ini menunjukkan besarnya kebutuhan akan akses pengalaman kerja bagi lulusan baru. Tercatat, jumlah pendaftar pada batch pertama dan kedua mencapai 16.885 orang, sementara peserta yang lolos seleksi sebanyak 1.000 orang, terdiri dari 727 peserta pada batch pertama dan 273 peserta pada batch kedua.
Dalam pelaksanaannya, program pemagangan berkolaborasi dengan 67 perusahaan penyelenggara pada batch pertama dan 40 perusahaan penyelenggara pada batch kedua yang tersebar di lima wilayah kota administrasi Jakarta.
Para peserta akan menjalani pemagangan selama enam bulan, dengan batch pertama berlangsung pada 4 Mei hingga 31 Oktober 2026, sedangkan batch kedua dilaksanakan pada 2 Juni hingga 30 November 2026.
Kepala Dinas Nakertransgi DKI Jakarta, Syaripudin mengatakan, program tersebut dirancang sebagai upaya pemerintah daerah mempersiapkan generasi muda agar memiliki pengalaman dan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri saat ini.
Menurutnya, program ini juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang mampu bersaing di tengah tantangan ekonomi dan persaingan global.
“Program ini memberikan kesempatan kepada masyarakat Jakarta, khususnya lulusan SMA sederajat, untuk mengenal dunia kerja dan mempersiapkan diri agar dapat bekerja sesuai tuntutan dunia usaha dan pasar kerja saat ini,” ujarnya.
Syaripudin berpesan kepada para peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik-baiknya dengan aktif belajar, mencari pengalaman, serta menjaga integritas selama mengikuti pemagangan.
“Kalian adalah individu terpilih yang berhasil lolos dari ribuan pendaftar sehingga diharapkan dapat menjaga nama baik Pemprov DKI Jakarta di perusahaan tempat mereka magang,” katanya.
Selain mendapatkan pengalaman kerja, para peserta juga memperoleh uang saku sebesar Rp2,5 juta per bulan yang dialokasikan melalui APBD Provinsi DKI Jakarta.
“Saya berharap pengalaman yang diperoleh selama enam bulan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja secara profesional setelah program berakhir,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Komisaris Independen Bank Jakarta, Kiryanto menyampaikan, dukungannya terhadap program tersebut.
Ia mengatakan Bank Jakarta turut berperan serta sebagai perusahaan yang ambil bagian dalam program pemagangan sekaligus mendukung pelaksanaan kegiatan melalui kemitraan yang telah terjalin dengan Pemprov DKI Jakarta sejak batch pertama pada Mei 2026.
“Keterlibatan Bank Jakarta merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah sekaligus wujud tanggung jawab sosial perusahaan,” katanya.
Kiryanto berharap program ini dapat membantu peserta menjadi lebih mandiri secara ekonomi, meningkatkan kompetensi dan kapabilitas mereka.
“Selain itu program ini sangat penting dalam mempersiapkan generasi muda Jakarta agar lebih siap memasuki dunia kerja di masa mendatang,” tandasnya.