Jumat, 05 Juni 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 108
(Foto: Nugroho Sejati)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka gelaran tahunan Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (5/6).
Acara yang diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) ini dirancang sebagai wadah untuk memotret berbagai hal dan merencanakan masa depan Jakarta dengan berbagai pendekatan.
"Saya memberikan support,"
Gubernur mendukung penuh penyelenggaraan acara ini yang dinilainya penuh warna dan turut melibatkan anak muda dari berbagai kelompok.
"Saya memberikan support, dukungan sepenuhnya, acara-acara yang seperti ini. Dan acara ini sangat colorful, terutama melibatkan anak muda berbagai kelompok dan latar belakang," ujar Pramono.
Menurut Pramono, Jakarta merupakan kota dengan berbagai ragam budaya dan suku, sehingga pembangunan Jakarta harus dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
Meski demikian, pembangunan Jakarta bukan hanya dilakukan dalam hal infrastruktur, namun juga memastikan ketahanan kota terhadap perkembangan zaman. Jakarta harus mampu beradaptasi sehingga masyarakatnya bisa merasakan kenyamanan.
"Yang paling penting adalah bukan hanya semata-mata membangun infrastrukturnya, tetapi bagaimana membuat orang Jakarta merasa memiliki tentang Jakartanya. Membuat bagaimana orang di Jakarta menjadi nyaman," jelasnya.
Karena itu, di bawah kepemimpinannya, Pemprov DKI akan tetap memprioritaskan dua sektor utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yakni kesehatan dan pendidikan.
"Karena Jakarta ini orang kaya hampir semua ada di Jakarta, tetapi gini rasio di Jakarta masih tinggi. Dengan demikian, pemerintah dalam hal ini Pemerintah Jakarta wajib untuk memberikan, membantu warga yang tidak beruntung," ujar Pramono.
Sekadar diketahui, Jakarta Future Festival (JFF) 2026 turut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, akademisi, praktisi, dunia usaha, komunitas, NGO, hingga masyarakat umum untuk bersama-sama membahas arah pembangunan dan masa depan Jakarta.
JFF menjadi wadah pertukaran gagasan sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan kota. Berbagai rangkaian kegiatan akan diselenggarakan, seperti Jakarta's Forecast, Urban Talks, Urban Policy Lab, Urban Debate, Urban Study Case, pameran inovasi, serta booth UMKM.