Selasa, 02 Juni 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 288
(Foto: Doc)
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike mengajak generasi muda menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Yuke, Pancasila tak hanya sebatas sejarah yang dihafalkan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata di tengah dinamika kehidupan masyarakat perkotaan yang semakin kompleks.
"miniatur Indonesia,"
Ia menilai, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini berbeda dengan masa perjuangan para pahlawan. Jika dahulu bangsa Indonesia berjuang melawan penjajahan, kini anak muda harus menghadapi derasnya arus informasi digital, meningkatnya sikap individualisme, hingga berbagai persoalan sosial seperti judi online dan kesehatan mental.
"Jakarta adalah miniatur Indonesia. Semua suku, budaya, dan latar belakang berkumpul di kota ini. Di tengah modernisasi yang bergerak sangat cepat, Pancasila menjadi jangkar yang menjaga kita tetap berpijak pada nilai-nilai kebangsaan. Saya mengajak anak-anak muda Jakarta untuk mencintai Pancasila dengan cara yang nyata dan relevan dengan perkembangan zaman," ujar Yuke, Selasa (2/6).
Yuke menjelaskan, salah satu cara membumikan nilai-nilai Pancasila adalah dengan menghidupkan semangat sila kelima, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Ia pun mendorong generasi muda untuk aktif dalam berbagai kegiatan positif, mulai dari bergabung dalam komunitas, terlibat dalam aksi sosial, hingga membangun kepedulian terhadap sesama.
"Mencintai Pancasila itu keren. Wujudnya bisa melalui kolaborasi kreatif, menjaga toleransi di media sosial, menjauhi tawuran, serta peduli terhadap lingkungan sekitar. Jangan biarkan sikap individualistis mengikis budaya gotong royong yang menjadi jati diri bangsa," tegasnya.
Lebih lanjut, Yuke memastikan, DPRD DKI akan terus mendorong pemerintah daerah menghadirkan lebih banyak ruang publik yang ramah bagi generasi muda. Menurutnya, ruang-ruang tersebut dapat menjadi wadah interaksi positif sekaligus sarana menumbuhkan nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan inklusivitas.
"Mari kita jaga semangat persatuan ini. Masa depan Jakarta dan Indonesia berada di tangan generasi muda yang memegang teguh nilai-nilai Pancasila," tandasnya.