Senin, 01 Juni 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 188
(Foto: Folmer)
Ratusan aparatur sipil negera (ASN) di lingkungkan Pemerintah Kota Jakarta Pusat, mengikuti upacara memperingati Hari Lahir Pancasila di halaman kantor wali kota, Senin (1/6).
Upacara peringatan yang mengusung tema, "Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia" dipimpin Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin.
Pancasila adalah bintang penuntun
Membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Arifin mengungkapkan bahwa
Peringatan hari lahir Pancasila ini menjadi momentum penting bagi seluruh rakyat Indonesia untuk memperkuat semangat persatuan, serta menanamkan kembali nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Dilanjutkan Arifin, tema hari lahir Pancasila tahun ini merupakan satu pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila sangat relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia dan jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi.
"Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhan di tengah dunia yang saat ini diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi. Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik disatukan dalam satu ikatan kebangsaan," ujar Arifin.
Ia mengungkapkan, Pancasila adalah "jangkar moral" menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik. Serta, Indonesia bukan hanya menjadi penonton di kancah dunia.
"Pancasila merupakan fondasi dari kebijakan luar negeri yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang dianut adalah instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik," ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup, tidak hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah.
"Mari tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia sebagai bangsa besar, menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan kuat karena nilai-nilai kemanusiaan. Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai," pungkas Arifin.