Buka Sosialisasi Pendidikan Pancasila, Pramono Ingin tak Sekadar Jadi Hafalan

Selasa, 07 April 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Andry 511

Gubernur pramono Sosialisasi Pendidikan Pancasila rezap

(Foto: Reza Pratama Putra)

"Pancasila itu hadir di dalam ruang diskusi yang hidup,"

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung membuka acara sosialisasi pembelajaran pendidikan Pancasila pada satuan pendidikan jenjang SD, SMP, SMA, SMK yang diselenggarakan di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (7/4).

Dalam sambutannya, Pramono menekankan pentingnya mengubah paradigma pendidikan Pancasila dari sekadar hafalan dogmatis menjadi praktik yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

"Saya sungguh berharap bahwa Pancasila itu hadir di dalam ruang diskusi yang hidup di kelas. Jangan bersifat dogmatis. Dengan mengaitkan proses pembelajaran para siswa dengan hal-hal up to date apa yang terjadi pada masyarakat saat ini," jelas Pramono.

Menurutnya, ideologi Pancasila relevan dalam setiap perkembangan zaman. Dengan mempelajari dan mendalami nilai-nilai Pancasila, Pramono meyakini kehidupan bermasyarakat akan terbangun menjadi lebih baik.

Ia mencontohkan praktik nyata yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila melalui kebijakan yang inklusif. Seperti perayaan berbagai hari besar keagamaan, mulai dari Christmas Carol, Imlek, pawai Ogoh-ogoh saat Nyepi, hingga menyambut Ramadan dan Idulfitri.

"Bahkan selama ini yang namanya Balai Kota, kebetulan sekarang masih ornamennya adalah ornamen Idulfitri. Balai Kota pada saat Christmas yang lalu, Balai Kota itu betul-betul ornamennya adalah ornamen Christmas," lanjutnya.

Perayaan berbagai hari besar keagamaan di Jakarta pun memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Jakarta dan pendapatan daerah. Melalui berbagai pesta diskon di pusat perbelanjaan dan insentif pajak yang diberikan selama program Mudik ke Jakarta, mampu meningkatkan nilai transaksi belanja sebesar Rp67,5 triliun.

Peningkatan transaksi belanja itupun juga mendorong capaian pajak daerah yang telah melebihi target. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga momentum baik tersebut.

Selain itu, Gubernur juga berpesan agar proses pembelajaran nilai-nilai Pancasila dilakukan dengan menyenangkan dan penuh makna. Ia tak ingin anak didik hanya diminta untuk menghafal Pancasila namun tak memahami makna mendalamnya.

"Kalau hafalan pasti saya yakin di ruang ini semuanya hafal Pancasila. Tetapi menjadi menyenangkan terutama bagi para siswa itu adalah sesuatu hal yang lebih kuat, lebih dalam, lebih bermakna," ujarnya.

Tak hanya itu, ia juga ingin agar pembelajaran Pancasila dilakukan dengan menyatukan nilai di keluarga, sekolah, dan masyarakat menjadi satu potret kehidupan utuh.

"Kalau itu sudah menjadi satu dan bisa bertahan sampai dengan hari ini, saya yakin itu sudah menjadi kekuatan yang luar biasa," kata Pramono.

Pramono ingin Jakarta bisa menjadi role model pembelajaran Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, melalui berbagai kegiatan keberagaman yang mencerminkan Jakarta sebagai kota global, multikultur, dan rumah bagi semuanya.

Sementara Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, Yudian Wahyudi menjelaskan, saat ini terdapat perubahan signifikan dalam komposisi pembelajaran pendidikan Pancasila, yakni 30 persen merupakan materi teori dan 70 persen praktik lapangan.

"Dari situ nanti akan lahir anak didik atau yang akan menjadi tokoh-tokoh bangsa itu, bisa menghayati itu dalam kehidupan sehari-hari," kata Yudian.

BPIP juga berharap Jakarta sebagai ibu kota bisa menjadi percontohan bagi daerah lainnya dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila.

"Karena mau tidak mau sebuah peradaban, sebuah pemerintahan itu diukur dengan ibu kota. Nah jadi dari DKI ini yang tadi kota metropolitan, multikultur, global, itu akan menetes ke bawah. Jadi lebih memudahkan memberikan teladan kepada semua lembaga pendidikan di seluruh Indonesia," jelasnya.

BERITA TERKAIT
Warga Pesisir Jakut Diperkuat Pembinaan Ideologi Pancasila

Pemkot Jakut dan BPIP Perkuat Ideologi Pancasila Masyarakat Pesisir

Kamis, 18 Desember 2025 317

Gubernur pramono groundbreaking pasar gardu asem rezap2

Pramono Groundbreaking Revitalisasi Pasar Gardu Asem dan Kramat Jaya

Senin, 06 April 2026 440

Purna Paskibraka Jakut Ikuti Pembinaan Ideologi Pancasila

Purna Paskibraka Jakut Ikuti Pembinaan Ideologi Pancasila

Kamis, 13 November 2025 398

BERITA POPULER
Parkir liar kalisari nur ist

Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

Senin, 06 April 2026 29558

Penertiban PKL Liar di Jalan Rasuna Said Dilakukan Secara Humanis

Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

Selasa, 07 April 2026 2257

DJI 0221

Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

Selasa, 07 April 2026 1201

Pelanggar Trantibum di Cempaka Putih Ditindak

Pelanggar Trantibum di Cempaka Putih Ditindak

Rabu, 08 April 2026 774

Reklame film horror ppid ist3

Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

Senin, 06 April 2026 969

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks