Kamis, 30 April 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 230
(Foto: Nugroho Sejati)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk memprioritaskan pendidikan anak-anak Jakarta. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan pendidikan gratis di 103 sekolah swasta.
"Hal yang berkaitan dengan sekolah gratis yang berjumlah 103 sekolah swasta, sebenarnya kalau sekolah negeri kan sudah semuanya (gratis)," ujar Pramono di gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (30/4).
"pasti akan kami tambah,"
Pramono mengungkapkan, kebijakan pendidikan gratis ini mendapat dukungan penuh dari DPRD DKI. Ia optimistis, jika ruang fiskal daerah memungkinkan di masa depan, jumlah sekolah yang mendapatkan fasilitas gratis akan terus ditambah, termasuk untuk sekolah madrasah.
"Tadi saya melihat semuanya (jajaran DPRD) memberikan dukungan yang absolut, sehingga mudah-mudahan ke depan kalau kemudian ruang fiskal DPRD DKI Jakarta dapat menambah, pasti akan kami tambah," kata Pramono.
Ia menyampaikan, pendidikan merupakan hal penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jakarta. Hal ini selaras dengan visi Pemprov DKI untuk membangun kota global yang berdaya saing.
Karena itu, selain menggratiskan biaya sekolah, Pemprov DKI juga memastikan keberlanjutan berbagai program bantuan pendidikan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), dan pemutihan ijazah.
"Penggratisan sekolah-sekolah swasta yang kita mulai sekarang ini dengan 103 (sekolah), tentunya mudah-mudahan akan semakin memperkecil, mempersempit peluang anak Jakarta untuk tidak bisa sekolah karena tidak mampu," tandasnya.