Pemkot Jakpus-BBPOM Gelar Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT

Senin, 25 Mei 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 365

BBPOM   Pemkot Jakpus Gelar Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT

(Foto: Folmer)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat bersinergi dengan Balai Besar Pengawasan Obat Makanan (BBPOM) di Jakarta, menggelar Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat- Obat Tertentu (OOT) di Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru, Senin (25/5). 

Asisten Kesejahteraan Rakyat Jakarta Pusat, Nurhidayat menegaskan, kegiatan ini merupakan seruan moral dan gerakan bersama untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan obat-obatan tertentu yang semakin mengkhawatirkan. 

"Galang komitmen melawan penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu,"

Dia mengungkapkan, selama ini Pemkot Jakpus telah melakukan berbagai langkah untuk melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan OOT. Di antaranya dengan melakukan pengawasan di seluruh wilayah kecamatan. 

Namun, kata Nurhidayat, upaya pencegahan tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, sekolah, keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat. 

"Kami terus memperkuat langkah pencegahan dan penanganan penyalahgunaan OOT melalui berbagai pendekatan pada sektor kesehatan, pendidikan, kepemudaan, perlindungan anak, dan penegak hukum," tuturnya.

Hal senada diutarakan Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar. Dia menyatakan bahwa instansi pemerintah, aparat penegak hukum, institusi pendidikan, tenaga kesehatan serta masyarakat, memiliki peran penting dalam upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan OOT.

"Kegiatan ini sebagai salah satu upaya menggalang komitmen seluruh pihak untuk melawan penyalahgunaan OOT," ujarnya.

Diungkapkan Sofiyani, aksi nasional yang mengusung tema "Lawan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu, Selamatkan Generasi Bangsa" ini, dilatarbelakangi kekhawatiran akan ancaman dan bahaya tersembunyi dari maraknya penyalahgunaan OOT yang berdampak terhadap kesehatan dan berpotensi merusak masa depan melalui penurunan kualitas sumber daya manusia (SDM). 

"Dampak penyalahgunaan OOT tidaklah ringan. Jika tidak ditangani secara serius menjadi ancaman nyata bagi keberlanjutan bangsa dan negara," tukas Sofiyani.

Dia menjelaskan, BBPOM di Jakarta yang memiliki tanggung jawab pengawasan obat dan makanan secara rutin telah melakukan pengawasan dan penindakan terhadap sarana yang mengedarkan OOT secara ilegal, termasuk penjualan tanpa izin melalui toko obat, media sosial, dan platform digital. 

"Kami juga melakukan pengawasan terpadu bersama aparat penegak hukum dan pemerintah daerah, serta mengedukasi masyarakat dan pelajar seputar bahaya penyalahgunaan OOT," tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260509 WA0014

BBPOM di Jakarta Tindak Toko Kosmetik Penjual Obat Keras

Sabtu, 09 Mei 2026 1286

IMG 20260424 WA0134

BBPOM di Jakarta Edukasi Warga Papanggo Waspada Penyalahgunaan Obat

Jumat, 24 April 2026 751

BBPOM Jakarta Ajak Masyarakat Waspada Penyalahgunaan Obat

BBPOM di Jakarta Ajak Warga Jaksel Cerdas Memilih Obat

Kamis, 09 April 2026 577

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 8783

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3309

Syafrin Tinjau Lokbin dan Pasar Jaya Pasar Minggu

Syafrin Tinjau Lokbin Pasar Minggu

Senin, 27 Juli 2026 2513

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1588

Pelantikan dpp forkabi rezap2

Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

Jumat, 24 Juli 2026 2823

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks