Pemkot Jakpus-BBPOM Gelar Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT

Senin, 25 Mei 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 458

BBPOM   Pemkot Jakpus Gelar Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT

(Foto: Folmer)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat bersinergi dengan Balai Besar Pengawasan Obat Makanan (BBPOM) di Jakarta, menggelar Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat- Obat Tertentu (OOT) di Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru, Senin (25/5). 

Asisten Kesejahteraan Rakyat Jakarta Pusat, Nurhidayat menegaskan, kegiatan ini merupakan seruan moral dan gerakan bersama untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan obat-obatan tertentu yang semakin mengkhawatirkan. 

"Galang komitmen melawan penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu,"

Dia mengungkapkan, selama ini Pemkot Jakpus telah melakukan berbagai langkah untuk melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan OOT. Di antaranya dengan melakukan pengawasan di seluruh wilayah kecamatan. 

Namun, kata Nurhidayat, upaya pencegahan tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, sekolah, keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat. 

"Kami terus memperkuat langkah pencegahan dan penanganan penyalahgunaan OOT melalui berbagai pendekatan pada sektor kesehatan, pendidikan, kepemudaan, perlindungan anak, dan penegak hukum," tuturnya.

Hal senada diutarakan Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar. Dia menyatakan bahwa instansi pemerintah, aparat penegak hukum, institusi pendidikan, tenaga kesehatan serta masyarakat, memiliki peran penting dalam upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan OOT.

"Kegiatan ini sebagai salah satu upaya menggalang komitmen seluruh pihak untuk melawan penyalahgunaan OOT," ujarnya.

Diungkapkan Sofiyani, aksi nasional yang mengusung tema "Lawan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu, Selamatkan Generasi Bangsa" ini, dilatarbelakangi kekhawatiran akan ancaman dan bahaya tersembunyi dari maraknya penyalahgunaan OOT yang berdampak terhadap kesehatan dan berpotensi merusak masa depan melalui penurunan kualitas sumber daya manusia (SDM). 

"Dampak penyalahgunaan OOT tidaklah ringan. Jika tidak ditangani secara serius menjadi ancaman nyata bagi keberlanjutan bangsa dan negara," tukas Sofiyani.

Dia menjelaskan, BBPOM di Jakarta yang memiliki tanggung jawab pengawasan obat dan makanan secara rutin telah melakukan pengawasan dan penindakan terhadap sarana yang mengedarkan OOT secara ilegal, termasuk penjualan tanpa izin melalui toko obat, media sosial, dan platform digital. 

"Kami juga melakukan pengawasan terpadu bersama aparat penegak hukum dan pemerintah daerah, serta mengedukasi masyarakat dan pelajar seputar bahaya penyalahgunaan OOT," tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260509 WA0014

BBPOM di Jakarta Tindak Toko Kosmetik Penjual Obat Keras

Sabtu, 09 Mei 2026 1443

IMG 20260424 WA0134

BBPOM di Jakarta Edukasi Warga Papanggo Waspada Penyalahgunaan Obat

Jumat, 24 April 2026 906

BBPOM Jakarta Ajak Masyarakat Waspada Penyalahgunaan Obat

BBPOM di Jakarta Ajak Warga Jaksel Cerdas Memilih Obat

Kamis, 09 April 2026 720

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 3361

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 2251

IMG 20260921 WA0072

Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

Senin, 21 September 2026 1011

LRT ujicoba jati

Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

Senin, 21 September 2026 848

Wagub rano upacara rapat besar ikada 81 jati

Pimpin Upacara Peringatan Rapat IKADA 2026, Rano Tegaskan Perjuangan Belum Tuntas

Senin, 21 September 2026 642

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks