Pemkot Jakpus-BBPOM Gelar Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT

Senin, 25 Mei 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 209

BBPOM   Pemkot Jakpus Gelar Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan OOT

(Foto: Folmer)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat bersinergi dengan Balai Besar Pengawasan Obat Makanan (BBPOM) di Jakarta, menggelar Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat- Obat Tertentu (OOT) di Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru, Senin (25/5). 

Asisten Kesejahteraan Rakyat Jakarta Pusat, Nurhidayat menegaskan, kegiatan ini merupakan seruan moral dan gerakan bersama untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan obat-obatan tertentu yang semakin mengkhawatirkan. 

"Galang komitmen melawan penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu,"

Dia mengungkapkan, selama ini Pemkot Jakpus telah melakukan berbagai langkah untuk melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan OOT. Di antaranya dengan melakukan pengawasan di seluruh wilayah kecamatan. 

Namun, kata Nurhidayat, upaya pencegahan tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, sekolah, keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat. 

"Kami terus memperkuat langkah pencegahan dan penanganan penyalahgunaan OOT melalui berbagai pendekatan pada sektor kesehatan, pendidikan, kepemudaan, perlindungan anak, dan penegak hukum," tuturnya.

Hal senada diutarakan Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar. Dia menyatakan bahwa instansi pemerintah, aparat penegak hukum, institusi pendidikan, tenaga kesehatan serta masyarakat, memiliki peran penting dalam upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan OOT.

"Kegiatan ini sebagai salah satu upaya menggalang komitmen seluruh pihak untuk melawan penyalahgunaan OOT," ujarnya.

Diungkapkan Sofiyani, aksi nasional yang mengusung tema "Lawan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu, Selamatkan Generasi Bangsa" ini, dilatarbelakangi kekhawatiran akan ancaman dan bahaya tersembunyi dari maraknya penyalahgunaan OOT yang berdampak terhadap kesehatan dan berpotensi merusak masa depan melalui penurunan kualitas sumber daya manusia (SDM). 

"Dampak penyalahgunaan OOT tidaklah ringan. Jika tidak ditangani secara serius menjadi ancaman nyata bagi keberlanjutan bangsa dan negara," tukas Sofiyani.

Dia menjelaskan, BBPOM di Jakarta yang memiliki tanggung jawab pengawasan obat dan makanan secara rutin telah melakukan pengawasan dan penindakan terhadap sarana yang mengedarkan OOT secara ilegal, termasuk penjualan tanpa izin melalui toko obat, media sosial, dan platform digital. 

"Kami juga melakukan pengawasan terpadu bersama aparat penegak hukum dan pemerintah daerah, serta mengedukasi masyarakat dan pelajar seputar bahaya penyalahgunaan OOT," tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260509 WA0014

BBPOM di Jakarta Tindak Toko Kosmetik Penjual Obat Keras

Sabtu, 09 Mei 2026 1115

IMG 20260424 WA0134

BBPOM di Jakarta Edukasi Warga Papanggo Waspada Penyalahgunaan Obat

Jumat, 24 April 2026 623

BBPOM Jakarta Ajak Masyarakat Waspada Penyalahgunaan Obat

BBPOM di Jakarta Ajak Warga Jaksel Cerdas Memilih Obat

Kamis, 09 April 2026 474

BERITA POPULER
Ratusan Personel Gabungan Gelar Razia Parkir Liar di Jaktim

Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Senin, 08 Juni 2026 3241

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 737

Ketua dprd dki suhud

Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

Rabu, 10 Juni 2026 1464

MRT operasional jati (1)

MRT Lakukan Penyesuaian Akses Pintu Masuk Stasiun Bundaran HI dan Dukuh Atas

Jumat, 12 Juni 2026 884

Sampah laut Jakarta bilal

Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

Minggu, 07 Juni 2026 1840

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks