Rekayasa Lalin Daan Mogot Diminta Matang dan Tepat Waktu

Minggu, 24 Mei 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 583

Rekayasa lalin ilustrasi

(Foto: Ilustrasi)

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana mengingatkan agar rekayasa lalu lintas selama penutupan sejumlah ruas Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat dilakukan secara optimal.

Penutupan jalan tersebut dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk mendukung pengerjaan sistem tata air pompa di kawasan tersebut.

"meningkatkan frekuensi layanan transportasi umum,"

William menilai, pengaturan lalu lintas harus direncanakan secara matang karena Jalan Daan Mogot selama ini dikenal sebagai salah satu titik kemacetan di Jakarta Barat.

“Oleh karena itu, rekayasa lalu lintas dan penutupan jalan ini harus direncanakan secara serius dan dijalankan dengan baik. Pasti akan terjadi kemacetan, maka itu harus dimitigasi agar tidak menjadi terlalu parah. Apalagi, kalau berjalan sesuai rencana, penutupan tersebut bisa berlangsung hingga tahun depan,” ujarnya, Minggu (24/5).

Ia juga mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan layanan transportasi umum selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, penambahan armada maupun frekuensi layanan dapat menjadi solusi untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

“Salah satunya, Pemprov DKI mungkin dapat meningkatkan frekuensi layanan transportasi umum. Di sepanjang Jalan Daan Mogot ada Transjakarta dan angkot Jaklingko. Untuk sementara waktu selama pembangunan berjalan, mungkin layanannya bisa ditambah,” katanya.

William menegaskan, Pemprov DKI tidak hanya meminta masyarakat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, tetapi juga harus menyediakan alternatif transportasi yang memadai.

“Jangan sampai nanti warga hanya diminta mengurangi penggunaan kendaraan pribadi kalau tidak ingin macet, tetapi dari Pemprov DKI sendiri juga tidak ada solusinya,” tambahnya.

Selain itu, William mewanti-wanti agar proyek pembangunan sistem tata air pompa tersebut dapat diselesaikan tepat waktu dan tidak berlarut-larut.

“Kalau memang hanya diperlukan sampai tahun depan, maka pelaksanaannya juga cukup sampai tahun depan saja. Rekayasa lalu lintas dan penutupan jalan ini tidak dapat dilakukan terlalu lama,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Rekayasa lalin ilustrasi2

Simak Rekayasa Lalin Pemasangan Gelagar Beton Flyover Latumenten

Rabu, 20 Mei 2026 711

Rekayasa lalin ilustrasi

Ada Pembangunan Stasiun Bawah Tanah, Arus Lalin di Harmoni Direkayasa

Selasa, 19 Mei 2026 711

Gubernur pramono pompa daan mogot rezap

Tiga Pompa Stationer Disiapkan Minimalisasi Banjir di Kawasan Daan Mogot

Selasa, 03 Februari 2026 611

BERITA POPULER
Pjj ist

Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

Senin, 07 September 2026 7674

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy (5)

Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

Selasa, 08 September 2026 2943

Enam Mobil Tangki Dikerahkan Semprot Sejumlah Trotoar di Jaktim

Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

Minggu, 06 September 2026 2334

Layanan transjakarta otoy 1

Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

Selasa, 08 September 2026 1821

Ani ruspitawati ist (1)

Warga Diimbau Lindungi Saluran Pernapasan dan Mata dari Paparan Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 2148

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks