Rekayasa Lalin Daan Mogot Diminta Matang dan Tepat Waktu

Minggu, 24 Mei 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 530

Rekayasa lalin ilustrasi

(Foto: Ilustrasi)

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana mengingatkan agar rekayasa lalu lintas selama penutupan sejumlah ruas Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat dilakukan secara optimal.

Penutupan jalan tersebut dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk mendukung pengerjaan sistem tata air pompa di kawasan tersebut.

"meningkatkan frekuensi layanan transportasi umum,"

William menilai, pengaturan lalu lintas harus direncanakan secara matang karena Jalan Daan Mogot selama ini dikenal sebagai salah satu titik kemacetan di Jakarta Barat.

“Oleh karena itu, rekayasa lalu lintas dan penutupan jalan ini harus direncanakan secara serius dan dijalankan dengan baik. Pasti akan terjadi kemacetan, maka itu harus dimitigasi agar tidak menjadi terlalu parah. Apalagi, kalau berjalan sesuai rencana, penutupan tersebut bisa berlangsung hingga tahun depan,” ujarnya, Minggu (24/5).

Ia juga mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan layanan transportasi umum selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, penambahan armada maupun frekuensi layanan dapat menjadi solusi untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.

“Salah satunya, Pemprov DKI mungkin dapat meningkatkan frekuensi layanan transportasi umum. Di sepanjang Jalan Daan Mogot ada Transjakarta dan angkot Jaklingko. Untuk sementara waktu selama pembangunan berjalan, mungkin layanannya bisa ditambah,” katanya.

William menegaskan, Pemprov DKI tidak hanya meminta masyarakat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, tetapi juga harus menyediakan alternatif transportasi yang memadai.

“Jangan sampai nanti warga hanya diminta mengurangi penggunaan kendaraan pribadi kalau tidak ingin macet, tetapi dari Pemprov DKI sendiri juga tidak ada solusinya,” tambahnya.

Selain itu, William mewanti-wanti agar proyek pembangunan sistem tata air pompa tersebut dapat diselesaikan tepat waktu dan tidak berlarut-larut.

“Kalau memang hanya diperlukan sampai tahun depan, maka pelaksanaannya juga cukup sampai tahun depan saja. Rekayasa lalu lintas dan penutupan jalan ini tidak dapat dilakukan terlalu lama,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Rekayasa lalin ilustrasi2

Simak Rekayasa Lalin Pemasangan Gelagar Beton Flyover Latumenten

Rabu, 20 Mei 2026 535

Rekayasa lalin ilustrasi

Ada Pembangunan Stasiun Bawah Tanah, Arus Lalin di Harmoni Direkayasa

Selasa, 19 Mei 2026 591

Gubernur pramono pompa daan mogot rezap

Tiga Pompa Stationer Disiapkan Minimalisasi Banjir di Kawasan Daan Mogot

Selasa, 03 Februari 2026 555

BERITA POPULER
IMG 20260720 WA0051

Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

Senin, 20 Juli 2026 1098

Reza dan Nadya Siap Promosikan Pariwisata Berkelanjutan Kepulauan Seribu

Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

Minggu, 19 Juli 2026 1101

IMG 20260721 WA0104

Pemprov DKI Bidik Pasar Timur Tengah Melalui Seminar Pariwisata di Yordania

Rabu, 22 Juli 2026 649

SEA V Cup 2026 gery ist

SEA V Cup 2026 Resmi Bergulir, Jakarta Jadi Panggung Voli Asia Tenggara

Kamis, 23 Juli 2026 415

Kebakaran pondok bambu

Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

Senin, 20 Juli 2026 853

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks