Simak Rekayasa Lalin Pemasangan Gelagar Beton Flyover Latumenten

Rabu, 20 Mei 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 248

Rekayasa lalin ilustrasi2

(Foto: Ilustrasi)

Proyek pembangunan Flyover Latumenten di Jakarta Barat telah memasuki tahapan erection girder atau proses pengangkatan dan pemasangan gelagar beton pracetak sebagai struktur utama jembatan layang.

Pekerjaan erection girder sisi barat Jalan Prof Dr Latumenten dilaksanakan pada 18–26 Mei 2026 pukul 22.00–04.00 WIB. Sementara pekerjaan di sisi timur Jalan Dr Makaliwe Raya dijadwalkan berlangsung pada 29 Mei hingga 5 Juni 2026 pada jam yang sama.

"memudahkan perpindahan pengguna moda transportasi,"

Untuk mendukung kelancaran pekerjaan dan keselamatan pengguna jalan, akan dilakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan selama pekerjaan berlangsung.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai standar keselamatan dan target waktu yang telah ditetapkan.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan selama proses pekerjaan berlangsung. Kami mengimbau masyarakat agar menyesuaikan waktu perjalanan dan mematuhi rambu maupun arahan petugas di lapangan,” ujarnya, Rabu (20/5).

Ia menyampaikan, pembangunan Flyover Latumeten bertujuan antara lain untuk menghilangkan risiko kecelakaan di perlintasan kereta api, mempercepat waktu tempuh masyarakat dengan memisahkan arus kendaraan dan perjalanan kereta api, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan melalui aksesibilitas yang lebih efisien.

“Tentunya keberadaan flyover ini juga akan memudahkan perpindahan pengguna moda transportasi dengan adanya TOD Stasiun Grogol dengan Halte Transjakarta atau Jaklingko maupun transportasi umum lainnya,” tuturnya.

Berikut rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan selama pekerjaan berlangsung:

1. Rekayasa Lalu Lintas di Sisi Barat:

• Lalu lintas dari arah Selatan (flyover Grogol), dari arah Timur (Roxy) dan dari arah Barat (Jalan Daan Mogot) menuju Utara untuk kendaraan besar dialihkan melalui Jalan Daan Mogot-Jalan Pangeran Tubagus Angke.

• Sedangkan kendaraan keil dapat melalui Jalan Hadiah-Jalan Hadiah 1-Jalan Hadiah 2-Jalan Prof Dr Latumeten Barat 3/dapat melalui Jalan Dr Susilo I-Jalan Dr. Muwardi I-Jalan Dr. Muwardi Il-Jalan Dr Muwardi-Jalan Semeru dan seterusnya. Lalu lintas dari arah Utara menuju Selatan mash dapat melintas.

2. Rekayasa Lalu Lintas di Sisi Timur:

Lalu lintas dari arah Utara menuju Selatan untuk kendaraan besar dialihkan putar balik di putaran sebelum Season City-Jalan Prof Dr Latumeten-Jalan Pangeran Tubagus Angke-Jalan Daan Mogot/belok kanan di simpang Jembatan Dua, sedangkan kendaraan keil dapat melalui Jalan Semeru-Jalan Dr Muwardi-Jalan Dr Susilo 1 dan seterusya/ dapat melalui Jalan Dr Semeru I.

“Dukungan dan pengertian masyarakat sangat dibutuhkan agar pembangunan Flyover Latumenten dapat berjalan lancar dan segera memberikan manfaat bagi warga Jakarta,” tandasnya.

Sebagai informasi, progres pembangunan Flyover Latumenten telah mencapai 41,28 persen hingga pertengahan Mei 2026. Flyover ini dibangun dengan panjang sisi barat mencapai 435 meter dan sisi timur sepanjang 426 meter dengan lebar flyover 11 meter.

BERITA TERKAIT
Progres Pembangunan Flyover Latumenten Capai 41,28 Persen

Progres Pembangunan Flyover Latumenten Capai 41,28 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 318

Atasi Kemacetan, Pemprov DKI akan Bangun Flyover Latumenten

Flyover Latumenten Diharapkan Signifikan Atasi Macet

Kamis, 24 Juli 2025 1955

BERITA POPULER
IMG 20260516 WA0000

Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

Sabtu, 16 Mei 2026 6304

Pelantikan eselon 3 dan 4 rezap ilus

Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

Rabu, 20 Mei 2026 1564

Pramono Raperda Kawasan

Pramono Dorong Target Net Zero Emission

Jumat, 22 Mei 2026 887

Pemeriksaan kesehatan otoy

Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

Senin, 18 Mei 2026 1941

IMG 20260518 WA0123

Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

Senin, 18 Mei 2026 1799

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks