Jumat, 22 Mei 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 149
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Petugas gabungan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) dan Unit Pengelola Kebersihan (UPK) Badan Air Kota Jakarta Barat, Jumat (22/5), berhasil menjaring 76 ekor ikan Sapu-Sapu di Kali Angke, RW 02 Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng.
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat, Bety Rohmawati mengatakan, upaya penangkapan ikan Sapu-Sapu ini lantaran kemampuannya mendominasi ekosistem baru.
"Total 20 personel terlibat dalam kegiatan ini,"
"Kegiatan melibatkan jajaran UPK Badan Air Jakarta Barat. Total 20 personel terlibat dalam kegiatan ini," katanya, Jumat (22/5).
Selain dikenal invasif ikan ini juga mampu berkembang biak dengan cepat dan bertahan pada lingkungan tercemar, sehingga mengancam keberadaan ikan lokal.
Keberadaan ikan sapu-sapu juga berpotensi merusak infrastruktur tata air seperti struktur turap atau tanggul sungai, jika populasinya tidak terkendali. Selain itu, dikhawatirkan juga dijadikan bahan pangan komsumsi.
"Beratnya sekitar 55 kilogram dari 76 ekor. Ikan ini dkhawatirkan mengandung polutan sehingga berbahaya bagi kesehatan bila dikonsumsi," tegasnya.
Lurah Duri Kosambi, Heri Nurdin, berharap penangkapan ikan ini akan meminimalisir populasi ikan sapu-sapu di wilayah Kelurahan Duri Kosambi.
"Kalau sampai ada oknum menyalahgunakan sehingga ikan itu dikonsumsi orang, tentunya akan membahayakan kesehatan," tandasnya.