Sudin KPKP Jaksel Sosialisasi Pemotongan Hewan Kurban

Jumat, 22 Mei 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 361

IMG 20260522 WA0058

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan menyosialisasikan tata cara pemotongan hewan kurban yang halal, tayib, dan ramah lingkungan.

"Keamanan dan kesehatan daging kurban"

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini diikuti 200 peserta dari unsur Dewan Masjid Indonesia (DMI), panitia kurban, masyarakat, serta petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban. 

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan, Ridho Sosro mengatakan, sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pedoman kepada panitia kurban agar pelaksanaan penyembelihan sesuai dengan syariat Islam dan memenuhi standar kesehatan.

"Sasaran kegiatan ini adalah pihak-pihak yang nantinya terlibat dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban, seperti DMI, panitia kurban, masyarakat, serta petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban," ujarnya, Jumat (22/4).

Ridho menjelaskan, sosialisasi juga bertujuan mengurangi risiko penyebaran penyakit zoonosis atau penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. 

"Kegiatan ini menjadi langkah antisipatif terhadap sejumlah penyakit hewan yang tengah marak, seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), dan antraks," terangnya.

Menurutnya, para narasumber memberikan materi terkait tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam, penerapan higiene dalam pemotongan hewan kurban, hingga pengelolaan pemotongan yang ramah lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan juga menyerahkan bantuan kepada panitia kurban berupa 50 pisau dan 50 paket terpal.

"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam mengonsumsi daging kurban melalui upaya mewujudkan keamanan dan kesehatan daging kurban," terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Kota Jakarta Selatan, Mukhlisin menegaskan komitmen untuk memastikan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban memenuhi persyaratan teknis guna menjamin kualitas daging kurban yang sesuai dengan kriteria aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

Ia menuturkan, salah satu upaya yang dilakukan ialah melalui pelatihan dan sosialisasi kepada panitia kurban dan DMI terkait tata cara pemotongan hewan kurban yang halal, tayib, dan ramah lingkungan.

Ia mengingatkan agar lokasi pemotongan hewan kurban memenuhi persyaratan teknis dan memperhatikan aspek lingkungan. Hal itu sejalan dengan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

"Melalui sosialisasi ini, diharapkan panitia kurban memahami tata cara penyembelihan yang halal serta pengolahan daging kurban agar daging yang diterima mustahik tetap sehat, berkualitas, tayib, dan tidak menimbulkan banyak sampah dari kemasan yang digunakan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Sapi Milik Peternak Mendapatkan Vaksin Jelang Idul Adha

Dinas KPKP Periksa 41.833 Hewan Kurban di Jakarta

Kamis, 21 Mei 2026 263

Pemeriksaan hewan kurban jaksel tiyo

18.575 Hewan Kurban Sudah Diperiksa di Jaksel

Rabu, 20 Mei 2026 234

Public Expose Kurban Berkah Baznas DKI Dilakukan di Jaksel

Baznas (Bazis) DKI Public Expose Kurban Berkah 1447 Hijriah

Rabu, 13 Mei 2026 537

BERITA POPULER
IMG 20260516 WA0000

Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

Sabtu, 16 Mei 2026 6304

Pelantikan eselon 3 dan 4 rezap ilus

Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

Rabu, 20 Mei 2026 1564

Pramono Raperda Kawasan

Pramono Dorong Target Net Zero Emission

Jumat, 22 Mei 2026 888

Pemeriksaan kesehatan otoy

Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

Senin, 18 Mei 2026 1941

IMG 20260518 WA0123

Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

Senin, 18 Mei 2026 1799

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks