Pemkot Jaksel Berikan Apresiasi Kader Paliatif

Rabu, 20 Mei 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Andry 325

Kader Paliatif jaksel tiyo

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan memberikan apresiasi Kader Paliatif tahun 2026. Apresiasi ini diberikan langsung Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar di Ruang Gelatik I, kantornya.

Anwar mengatakan, kehadiran Kader Paliatif bukan hanya membantu pelayanan kesehatan, tetapi juga menghadirkan semangat kemanusiaan, empati dan kasih sayang di tengah masyarakat.

"Kader Paliatif yang bekerja secara sosial dan ikhlas untuk membantu,"

Pendampingan yang dilakukan para kader menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berbicara tentang pengobatan, tetapi juga tentang perhatian, dukungan moral dan kualitas hidup pasien serta keluarganya.

"Kader Paliatif yang bekerja secara sosial dan ikhlas untuk membantu warga kami yang menderita kanker stadium empat. Mereka menjalankan tugas tersebut dengan hati dan rasa tulus tanpa menerima insentif apa pun," ujarnya, Rabu (20/5).

Anwar menjelaskan, untuk memberikan motivasi kepada Kader Paliatif, pihaknya memberikan apresiasi bantuan berupa uang tunai, sembako dan pakaian batik serta akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) bagi mereka dalam menjalankan tugas.

"Kami juga akan memberikan tunjangan Rp200.000 setiap bulan untuk penggantian biaya pulsa mereka," bebernya.

Ia berharap, semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang telah dibangun ini dapat terus diperkuat. Sinergisitas antara pemerintah, fasilitas kesehatan, kader dan masyarakat menjadi kunci penting mewujudkan pelayanan kesehatan yang humanis, inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

"Kepada seluruh Kader Paliatif di Jakarta Selatan, tetaplah menjadi garda terdepan dalam menghadirkan harapan dan ketenangan bagi masyarakat. Pengabdian bapak dan ibu sekalian merupakan amal mulia yang memberikan manfaat besar bagi sesama," ucapnya.

Salah satu Kader Paliatif Kecamatan Mampang Prapatan, Mariam mengungkapkan, motivasi awal menjadi Kader Paliatif saat dirinya didiagnosis menderita kanker serviks. Saat itu, ia merasa sangat terpuruk selama dua bulan dan hanya berdiam diri di rumah. 

"Dahulu, dalam pemikiran saya yang masih awam, penderita kanker sudah pasti akan meninggal. Namun, setelah saya mengikuti pelatihan Paliatif dan mendapatkan banyak ilmu di sana, saya berjanji untuk terus melayani selama tenaga saya masih ada," katanya.

Mariam mengaku, selama 11 tahun menjadi Kader Paliatif menghadapi tantangan cukup banyak. Salah satunya akendala ambulans, karena ketersediaan dari provinsi terbatas, sementara kasus yang harus ditangani sangat banyak. 

Selain itu, terkadang ada rumah sakit yang menolak pasien karena tidak adanya jadwal kontrol, sehingga pasien harus dibawa pulang kembali. Masalah administrasi BPJS juga menjadi tantangan, terutama bagi warga yang tinggal di sini tetapi memiliki KTP luar daerah.

"Insya Allah, saya akan menjadi jauh lebih bersemangat. Adanya apresiasi ini tentu akan semakin menambah motivasi saya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Puskes kembangan rezap

Bapemperda Matangkan Raperda Sistem Kesehatan Daerah

Rabu, 20 Mei 2026 919

Gubernur pramono puskes meruya rezap2

Tingkatkan Layanan Kesehatan, Pram Resmikan Pustu Meruya Selatan II

Senin, 18 Mei 2026 640

IMG 20260518 WA0068 (1)

Warga Pulau Harapan Manfaatkan Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Senin, 18 Mei 2026 535

BERITA POPULER
Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5460

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1893

Sudin SDA kepulauan Seribu tanam mangrove ist

105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Oktober 2026 1669

Keseruan Hari Pertama Jakarta Running Festival 2026 1

Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

Sabtu, 24 Oktober 2026 1923

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1520

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks