Bapemperda Matangkan Raperda Sistem Kesehatan Daerah

Rabu, 20 Mei 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 919

Puskes kembangan rezap

(Foto: Reza Pratama Putra)

Ketua Bapemperda DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz mengatakan, pihaknya mulai membahas Raperda tentang Sistem Kesehatan Daerah (Siskesda) sebagai upaya memperbarui regulasi kesehatan agar lebih terintegrasi dan berpihak kepada masyarakat.

Menurut Aziz, Raperda Siskesda akan menjadi regulasi rujukan yang memuat berbagai pembaruan dari perda-perda sebelumnya di bidang kesehatan.

"rujukan bagi kesehatan Jakarta,"

“Di Raperda ini banyak sekali perubahan-perubahan atau pembaruan-pembaruan dari perda sebelumnya. Karena itu memang ini akan menjadi perda rujukan bagi kesehatan di DKI Jakarta,” ujar Aziz, Rabu (20/5).

Ia menjelaskan, dalam rapat awal pembahasan, Bapemperda belum masuk ke tahap pembahasan pasal per pasal. Pembahasan masih difokuskan pada pendalaman substansi utama rancangan regulasi serta dampaknya bagi masyarakat.

Dikatakan Aziz, sejumlah masukan juga disampaikan anggota Bapemperda terkait pelayanan kesehatan, mulai dari sistem layanan jemput bola hingga jaminan agar rumah sakit tidak menolak pasien.

“Masukan-masukan seperti itu banyak sekali dari rekan-rekan anggota Bapemperda dan ini semua sudah dijawab oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes),” katanya.

Ia berharap, pembahasan lanjutan dapat dilakukan lebih mendalam agar hak warga Jakarta mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik dapat terpenuhi.

Lebih lanjut, Aziz menjelaskan, Raperda Siskesda nantinya akan menjadi payung koordinasi berbagai kebijakan kesehatan yang melibatkan lintas sektor.

“Tidak mungkin berjalan sistem kesehatan daerah ini tanpa koordinasi antar dinas. Karena kesehatan ini erat kaitannya dengan lingkungan hidup dan sosial,” ucapnya.

Sebab itu, koordinasi lintas sektor akan diatur dalam pasal-pasal Raperda agar tercipta sistem kesehatan yang paripurna, baik dari sisi pelayanan maupun keterjangkauan bagi masyarakat.

Selain membahas layanan kesehatan, Aziz juga menekankan masih rendahnya minat masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang telah disediakan di puskesmas sebagai bagian dari program preventif Dinkes.

Padahal, menurut dia, langkah pencegahan penting dilakukan agar penyakit dapat dideteksi sejak dini sebelum membutuhkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

Aziz juga meminta anggota DPRD DKI Jakarta ikut membantu mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin.

“Kalau preventif ini sudah berjalan, maka nantinya tingkat rumah sakit, tingkat ketersediaan rumah sakit pasti akan lebih banyak karena orang sudah antisipasi sebelum sakit,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260518 WA0068 (1)

Warga Pulau Harapan Manfaatkan Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Senin, 18 Mei 2026 535

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Yudha Permana

Raperda Kesehatan Daerah Didorong Perkuat Edukasi dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 543

PSX 20260511 153207

Raperda Kesehatan Prioritaskan Layanan Dasar hingga Kelompok Rentan

Senin, 11 Mei 2026 1396

BERITA POPULER
Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5466

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1899

Sudin SDA kepulauan Seribu tanam mangrove ist

105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Oktober 2026 1672

Keseruan Hari Pertama Jakarta Running Festival 2026 1

Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

Sabtu, 24 Oktober 2026 1927

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1521

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks