Selasa, 19 Mei 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 253
(Foto: Reza Pratama Putra)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan tiga infrastruktur baru di wilayah Jakarta Selatan, pada Selasa (19/5).
Ketiga fasilitas tersebut yakni gedung kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Embung Jagakarsa serta Embung Pemuda di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"merawat ini dengan baik,"
Pramono pun mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan dengan PT Danayasa Arthatama dalam membangun berbagai fasilitas publik. Ia menilai, pembangunan gedung dan infrastruktur publik dengan menggunakan kewajiban fasos fasum ini akan membuat ekosistem Jakarta berjalan baik.
Meski demikian, Gubernur mengingatkan terkait pengelolaan dan perawatan infrastruktur tersebut agar terjaga dengan baik.
"Tadi saya berpesan, membangun itu gampang tetapi yang sering jadi persoalan adalah merawat. Dan untuk itu secara khusus saya minta kepada Pak Camat dan jajarannya untuk betul-betul merawat ini dengan baik," ujar Pramono.
Gubernur menilai gedung kantor Kecamatan Kebayoran Baru ini sangat representatif bagi wilayah Jakarta Selatan. Karena itu, ia pun meminta agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik dan mudah.
"Walaupun tempatnya ini bagus, tetep harus menjadi rumah rakyat, terbuka bagi masyarakat. Tugas kita semua adalah memberikan pelayanan yang lebih mudah, lebih gampang, lebih baik kepada masyarakat," kata dia.
Selain meresmikan gedung kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Gubernur Pramono juga meresmikan dua embung yakni Embung Pemuda di Srengseng Sawah dan Embung Jagakarsa.
Embung Pemuda memiliki luas area tangkapan air sebesar 374,73 hektare, sedangkan Embung Jagakarsa dengan luas catchment area 561 hektare. Menurutnya, kehadiran kedua embung tersebut mampu mengurangi debit banjir sekitar 10-20 persen.
"Untuk itu, untuk Embung Jagakarsa dan kemudian Srengseng Sawah saya minta betul maintenance-nya dilakukan secara baik," kata dia.
Wali Kota Jakarta Selatan, M Anwar menyampaikan, pembangunan gedung kantor Kecamatan Kebayoran Baru merupakan bagian dari penyelesaian sisa kewajiban yang masih dimiliki PT Danayasa Arthatama.
Bangunan gedung kantor Kecamatan Kebayoran Baru terdiri dari lima lantai termasuk basement, serta memiliki fasilitas dan sarana penunjang seperti AC, genset, pompa pemadam, lift, serta sarana utilitas dan mekanikal elektrikal lainnya.
"Diharapkan dengan adanya bangunan gedung kantor camat yang baru ini akan lebih meningkatkan pelayanan kepada warga masyarakat di Kecamatan Kebayoran Baru," ucap Anwar.
Sementara pembangunan Embung Jagakarsa dan Embung Pemuda dilakukan untuk memperkuat sistem pengendalian banjir, konservasi sumber daya air, sekaligus menyediakan ruang publik yang bermanfaat bagi masyarakat.
Embung Jagakarsa akan mengurangi genangan di wilayah RW 05 dan RW 06 Kelurahan Lenteng Agung, serta mengurangi debit air dari Kali Mampang menuju Kali Krukut. Embung ini memiliki kapasitas tampung air sebesar 13.692 meter kubik dengan luas catchment area mencapai 561 hektare.
Sedangkan Embung Pemuda dibangun untuk mengurangi potensi banjir di wilayah Kelurahan Srengseng Sawah dengan kapasitas tampung mencapai 34.872 meter kubik dan luas catchment area sebesar 374,73 hektare.
Selain sebagai sarana pengendali banjir dan genangan, kedua embung ini juga berfungsi sebagai sarana konservasi air, ruang terbuka hijau, serta fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk bermain, berekreasi, dan berolahraga.
"Kami berharap keberadaan Embung Pemuda Satu dan Embung Jagakarsa dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Jakarta Selatan serta menjadi contoh pengelolaan sumber daya air perkotaan yang modern, berkualitas, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat," tandas Anwar.