Pemprov Bakal Bangun Rumah Pompa di Embung Cempaka

Kamis, 29 Januari 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 550

Rano Pastikan Pembangunan Rumah Pompa Atasi Genangan di Cempaka Putih

(Foto: Andri Widiyanto)

Wakil Gubernur Rano Karno, memastikan bahwa Pemprov DKI bakal membangun rumah pompa di area Embung Cempaka, depan Komplek Ruko Cempaka Mas, guna mengatasi genangan yang kerap terjadi saat hujan deras di Jalan Letjend Suprapto, Cempaka Putih.

"Direncanakan, pembangunan rampung pada 2027 mendatang,"

Opsi pengentasan genangan di Jalan Letjend Suprapto dengan membangun rumah pompa, menurut Rano, merupakan yang paling efektif. Sebab, tidak mungkin pihaknya akan melakukan revitalisasi meninggikan jalan karena kontur lahan berada di posisi cekungan.

"Untuk wilayah Cempaka Putih, ternyata titik ini yang paling rendah. Selama ini banjir di jalan pasti larinya akan ke sini dan embung ini nggak terlalu besar, karena itu digunakan pompa mobile," katanya, saat meninjau Embung Cempaka, Kamis (29/1).

Diakui Rano, penanganan genangan melalui pompa mobile selama ini tidak efisien lantaran daya pompa yang terbatas.

Karena itu, Ia berharap pembangunan rumah pompa  yang akan dilengkapi pompa stationer dengan daya lebih besar bisa mengatasi persoalan genangan di kawasan tersebut.

"Mudah-mudahan adanya rumah pompa dengan kekuatan pompa yang jauh lebih besar, ini akan lebih cepat untuk surut," tegasnya.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin menjelaskan, di lokasi tersebut selama ini telah difungsikan dua unit pompa mobile dengan kekuatan daya pompa masing-masing 500 liter perdetik dan 400 liter perdetik.

Sedangkan rumah pompa yang akan dibangun, ungkap Ika, bakal dilengkapi dengan pompa stationer dengan kekuatan total mencapai 8.000 liter perdetik.

Tidak hanya mengatasi genangan di jalan, Ika mengaku pompa yang mengalirkan air dari saluran mikro ke long stored terhubung ke Kali Sunter itu akan meningkatkan kemampuan tata air di kawasan sekitar dengan catchmen atau daya tangkap sekitar 250 hektar.

"Kita sudah berkontrak akhir Desember 2025. Ini sedang proses mobilisasi alat dan  bulan depan sudah mulai pembangunan. Direncanakan, pembangunan rampung pada 2027 mendatang. " tandasnya.

BERITA TERKAIT
Kegiatan donor darah diikuti ASN dan pegawai di lingkungan Balai Kota DKI Jakarta

Rano Ajak ASN dan PJLP DKI Rutin Donor Darah

Rabu, 28 Januari 2026 556

Rano Nyatakan DKI Siap Dukung Pembangunan Training Centre PMI

Pemprov Siap Dukung Pembangunan Training Centre PMI

Rabu, 28 Januari 2026 504

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menghadiri The 8th APCAT Summit

Rano Tegaskan Komitmen Kebijakan Pengendalian Tembakau

Senin, 26 Januari 2026 866

BERITA POPULER
Mudik Terminal Kampung Rambutan otoy

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Kamis, 12 Maret 2026 6676

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1590

Pemprov dki kemenag jalan istiqlal folmer

DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

Senin, 16 Maret 2026 1284

Santunan korban longsor ptsp bantar gebang

Korban Longsor TPST Bantargebang Terima Santunan

Selasa, 17 Maret 2026 1023

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1638

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks