Jumat, 15 Mei 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 79
(Foto: Doc)
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Yudha Permana meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan langkah mitigasi serta memperkuat edukasi terkait penyakit Hantavirus agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
Menurut Yudha, kekhawatiran warga mulai meningkat setelah beredarnya berbagai informasi mengenai Hantavirus di media sosial (medsos).
Pemerintah harus memberikan edukasi
“Masyarakat sekarang banyak takut setelah melihat informasi di medsos. Pemerintah harus hadir memberikan edukasi yang jelas, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” ujarnya, Jumat (15/5).
Ia juga mendorong Pemprov DKI memperkuat kesiapan fasilitas kesehatan dan sistem penanganan apabila kasus Hantavirus berkembang lebih luas.
“Harapannya tentu tidak sampai meluas. Tapi pemerintah tetap harus siap mengantisipasi kemungkinan terburuk,” ucap Yudha.
Lebih lanjut, Yudha menilai, potensi penyebaran Hantavirus tidak boleh dianggap remeh. Karena itu, pemerintah diminta segera menyiapkan langkah antisipasi secara serius.
Menurut dia, pengalaman pandemi Covid-19 harus menjadi pelajaran penting agar pemerintah lebih sigap menghadapi ancaman penyakit menular baru.
Untuk itu, ia meminta Pemprov DKI bersama pemerintah pusat segera melakukan kajian mendalam terkait potensi penyebaran virus tersebut.
“Nah, ini harus ada kajian khusus dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Pusat. Intinya harus siap sedia payung sebelum hujan, belajar dari pengalaman Covid-19,” tandas Yudha.