Puskesmas Taman Sari Gencar Sosialisasikan Pencegahan Hantavirus

Senin, 11 Mei 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 464

Puskesmas Kecamatan Taman Sari Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Hantavirus

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Puskesmas Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, gencar mensosialisasikan pencegahan penyakit Hantavirus saat pelaksanaan layanan kesehatan di masyarakat. 

Kepala Puskesmas Kecamatan Taman Sari, Irma Sufriani mengatakan, pada hari ini jajarannya melakukan sosialisasi ke Posyandu Kenanga RW 04 Kelurahan Glodok dan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) RW 03 Kelurahan Maphar.

"Virus ini dibawa dan disebarkan tikus dan hewan pengerat lainnya,"

Diungkapkan Irma, kegiatan sosialisasi pencegahan Hantavirus di Posyandu Kenanga RW 04 Kelurahan Glodok dan Posbindu RW 03 Kelurahan Maphar masing-masing diikuti 25 peserta yang terdiri dari orang tua Balita dan warga Lansia.

"Kami memanfaatkan setiap kegiatan masyarakat untuk sosialisasi pencegahan Hantavirus. Termasuk di ruang tunggu puskemas," katanya, Senin (11/5).

Irma menjelaskan, Hantavirus merupakan kelompok virus yang menyebabkan gangguan pada paru-paru atau pembuluh darah dan ginjal. 

"Virus ini dibawa dan disebarkan tikus dan hewan pengerat lainnya," jelasnya.

Gejala awal hantavirus, lanjut Irma, umumnya muncul satu hinga delapan pekan setelah paparan dan sering menyerupai flu biasa. Tanda-tandanya meliputi demam, menggigil, nyeri otot (terutama di paha, pinggul dan punggung), sakit kepala, serta gangguan pencernaan. 

Menurut Irma, gejala itu bisa berkembang cepat hingga mengganggu pernapasan atau ginjal. 

"Meski belum ditemukan kasus penyakit Hantavirus di wilayah Taman Sari, namun masyarakat perlu mendapatkan informasi yang akurat mengenai penyakit ini," tukasnya.

Sebagai antisipasi, Irma menjelaskan ada sejumlah langkah pencegahan yang bisa dilakuan seperti mencuci tangan pakai sabun dan terapkan etika batuk dan bersin, tutup lubang akses masuk tikus pada dinding, lantai dan atap. 

Selain itu, Ia menekankan pentingnya menyimpan makanan dengan aman dalam wadah tertutup dan selalu menjaga kebersihan lingkungan.

"Bersihkan sisa atau tumpahan makanan, buang sampah pada tempat sampah tertutup dan hindari menumpuk barang bekas," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Gubernur pramono pompa daan mogot rezap2

Pramono Pastikan Virus Nipah Belum Ditemukan di Jakarta

Selasa, 03 Februari 2026 1152

Warga Diimbau Waspadai Adanya Virus HMPV

Antisipasi Virus HMPV, Warga Diimbau Terapkan PHBS

Jumat, 10 Januari 2025 1259

Rano Pastikan Longsor di Bantaran Kali Angke Hulu Telah Ditangani

Rano Imbau Masyarakat Waspada Wabah Virus Superflu

Senin, 05 Januari 2026 971

BERITA POPULER
MRT Jam operasional jati

Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

Rabu, 24 Juni 2026 4015

Posko Pelayanan SPMB di SMAN 78 Jakarta Barat 3

Ketua Komisi E Pastikan SPMB Tahap I Berjalan Baik

Senin, 29 Juni 2026 471

Rano Kampanyekan Pilah Sampah Saat Karnaval Jakarta Penuh Warna

Rano Kampanyekan Pilah Sampah Saat Karnaval Jakarta Penuh Warna

Minggu, 28 Juni 2026 732

Satpol pp dki jakarta 1

190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

Jumat, 26 Juni 2026 933

HUT 499 1 jati

Meriah! Padi Reborn Guncang Bundaran HI di Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 752

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks