Warga Diajak Terapkan PHBS untuk Cegah Hantavirus

Selasa, 12 Mei 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 720

Masker otoy

(Foto: Andri Widiyanto)

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian mengajak masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna mengantisipasi penularan virus Andes Hantavirus.

Menurut Justin, gerakan hidup sehat perlu terus digencarkan sebagai langkah pencegahan di tengah munculnya kasus suspek Hantavirus di Indonesia.

"Sebagai upaya pencegahan,"

“Gerakan hidup sehat di tengah masyarakat perlu terus digencarkan sebagai upaya pencegahan,” ujar Justin, Selasa (12/5).

Ia juga meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meningkatkan kewaspadaan setelah muncul dua kasus suspek Hantavirus di Indonesia, di mana salah satunya berada di Jakarta.

Justin menilai, penyebaran Hantavirus yang sebelumnya dikaitkan dengan kapal pesiar MV Hondius harus menjadi perhatian serius, baik bagi pemerintah daerah maupun masyarakat.

“Ini bukan penyakit main-main. Sejak pertama kali terjadi di atas kapal pesiar MV Hondius, virusnya sudah menyebar. Kini, Singapura juga telah mengisolasi dua warganya yang diduga terpapar virus tersebut,” kata Justin.

Ia menjelaskan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga telah melaporkan dua kasus suspek Hantavirus di Indonesia, masing-masing berada di Jakarta dan Yogyakarta.

“Kemenkes belum lama ini melaporkan ada dua warga negara kita yang menjadi suspek Hantavirus, satu di Jakarta dan satu lagi di Yogyakarta. Karena itu, Pemprov DKI harus meningkatkan kewaspadaan. Jangan sampai kasus ini lolos dan akhirnya menyebar lebih luas di Jakarta,” jelasnya.

Selain meningkatkan kewaspadaan, Justin menekankan, pengawasan diperketat di lingkungan tempat tinggal maupun lokasi perawatan pasien suspek Hantavirus.

“Wilayah di sekitar tempat tinggal dan lokasi perawatan pasien harus diawasi secara ketat. Jangan sampai virus ini menyebar ke orang lain,” ucapnya.

Ia mengingatkan, Hantavirus bukan penyakit yang bisa dianggap remeh karena berpotensi mematikan. Justin menyinggung delapan kasus yang dikaitkan dengan penyebaran virus di kapal pesiar MV Hondius, dengan tiga pasien dilaporkan meninggal dunia.

“Virus ini juga mematikan. Memang hingga saat ini penyebarannya masih terbatas dan kita berharap tetap terkendali. Tetapi, sudah ada tiga orang yang meninggal dunia akibat terjangkit virus tersebut. Jadi, kita harus serius menghadapinya,” jelasnya.

Terkait adanya satu suspek pasien di Jakarta, Justin mendorong Pemprov DKI segera mengambil langkah preventif guna mencegah penyebaran lebih luas.

“Perlu dilakukan langkah-langkah pencegahan. Karena salah satu pasien terduga Hantavirus berada di DKI Jakarta, maka pergerakan dan riwayat interaksinya perlu ditelusuri. Harus diketahui pasien tersebut sebelumnya pergi ke mana saja dan berinteraksi dengan siapa saja,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Cuci tangan PHBS otoy

Dinkes Imbau Warga Waspada Hantavirus Tanpa Perlu Panik

Senin, 11 Mei 2026 873

Puskesmas Kecamatan Taman Sari Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Hantavirus

Puskesmas Taman Sari Gencar Sosialisasikan Pencegahan Hantavirus

Senin, 11 Mei 2026 731

Gubernur pramono pompa daan mogot rezap2

Pramono Pastikan Virus Nipah Belum Ditemukan di Jakarta

Selasa, 03 Februari 2026 1337

BERITA POPULER
Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2549

Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 3344

Penataan Lahan Jadi Taman Interaktif Cijantung nurito

Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 804

Bpbd omc ist

Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

Rabu, 21 Oktober 2026 1231

Edukasi Pilah Sampah pulau panggang anita

Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

Selasa, 20 Oktober 2026 1325

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks