Warga Diajak Terapkan PHBS untuk Cegah Hantavirus

Selasa, 12 Mei 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 248

Masker otoy

(Foto: Andri Widiyanto)

Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian mengajak masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna mengantisipasi penularan virus Andes Hantavirus.

Menurut Justin, gerakan hidup sehat perlu terus digencarkan sebagai langkah pencegahan di tengah munculnya kasus suspek Hantavirus di Indonesia.

"Sebagai upaya pencegahan,"

“Gerakan hidup sehat di tengah masyarakat perlu terus digencarkan sebagai upaya pencegahan,” ujar Justin, Selasa (12/5).

Ia juga meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meningkatkan kewaspadaan setelah muncul dua kasus suspek Hantavirus di Indonesia, di mana salah satunya berada di Jakarta.

Justin menilai, penyebaran Hantavirus yang sebelumnya dikaitkan dengan kapal pesiar MV Hondius harus menjadi perhatian serius, baik bagi pemerintah daerah maupun masyarakat.

“Ini bukan penyakit main-main. Sejak pertama kali terjadi di atas kapal pesiar MV Hondius, virusnya sudah menyebar. Kini, Singapura juga telah mengisolasi dua warganya yang diduga terpapar virus tersebut,” kata Justin.

Ia menjelaskan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga telah melaporkan dua kasus suspek Hantavirus di Indonesia, masing-masing berada di Jakarta dan Yogyakarta.

“Kemenkes belum lama ini melaporkan ada dua warga negara kita yang menjadi suspek Hantavirus, satu di Jakarta dan satu lagi di Yogyakarta. Karena itu, Pemprov DKI harus meningkatkan kewaspadaan. Jangan sampai kasus ini lolos dan akhirnya menyebar lebih luas di Jakarta,” jelasnya.

Selain meningkatkan kewaspadaan, Justin menekankan, pengawasan diperketat di lingkungan tempat tinggal maupun lokasi perawatan pasien suspek Hantavirus.

“Wilayah di sekitar tempat tinggal dan lokasi perawatan pasien harus diawasi secara ketat. Jangan sampai virus ini menyebar ke orang lain,” ucapnya.

Ia mengingatkan, Hantavirus bukan penyakit yang bisa dianggap remeh karena berpotensi mematikan. Justin menyinggung delapan kasus yang dikaitkan dengan penyebaran virus di kapal pesiar MV Hondius, dengan tiga pasien dilaporkan meninggal dunia.

“Virus ini juga mematikan. Memang hingga saat ini penyebarannya masih terbatas dan kita berharap tetap terkendali. Tetapi, sudah ada tiga orang yang meninggal dunia akibat terjangkit virus tersebut. Jadi, kita harus serius menghadapinya,” jelasnya.

Terkait adanya satu suspek pasien di Jakarta, Justin mendorong Pemprov DKI segera mengambil langkah preventif guna mencegah penyebaran lebih luas.

“Perlu dilakukan langkah-langkah pencegahan. Karena salah satu pasien terduga Hantavirus berada di DKI Jakarta, maka pergerakan dan riwayat interaksinya perlu ditelusuri. Harus diketahui pasien tersebut sebelumnya pergi ke mana saja dan berinteraksi dengan siapa saja,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Cuci tangan PHBS otoy

Dinkes Imbau Warga Waspada Hantavirus Tanpa Perlu Panik

Senin, 11 Mei 2026 386

Puskesmas Kecamatan Taman Sari Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Hantavirus

Puskesmas Taman Sari Gencar Sosialisasikan Pencegahan Hantavirus

Senin, 11 Mei 2026 226

Gubernur pramono pompa daan mogot rezap2

Pramono Pastikan Virus Nipah Belum Ditemukan di Jakarta

Selasa, 03 Februari 2026 1055

BERITA POPULER
183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

Selasa, 12 Mei 2026 1156

Hewan kurban sapi bilal

Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali

Selasa, 12 Mei 2026 1077

Rano KJMU Mahasiswa UHAMKA bilal

Rano Serahkan KJMU ke Mahasiswa UHAMKA

Jumat, 08 Mei 2026 1651

IMG 20260512 WA0139

Munjirin Resmikan Gerakan Pilah Sampah di Kelurahan Penggilingan

Selasa, 12 Mei 2026 744

PSX 20260511 153207

Raperda Kesehatan Prioritaskan Layanan Dasar hingga Kelompok Rentan

Senin, 11 Mei 2026 963

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks