22 Tong Biopori Jumbo Dibagikan di Petukangan Utara

Rabu, 13 Mei 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 185

IMG 20260513 WA0076

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Sebanyak 22 tong biopori jumbo dibagikan kepada warga di Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan saat pelaksanaan sosialisasi dan edukasi pemilahan serta pengelolaan sampah.

"Melakukan pemilahan sampah"

Kepala Seksi Peran Serta Masyarakat Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, Hendrik Mindo Sihombing mengatakan, gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber bukan sekadar program sementara, melainkan upaya bersama yang harus menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

"Keberhasilan pengelolaan sampah dimulai dari rumah tangga melalui pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu secara mandiri," ujarnya, Rabu (13/5).

Hendrik menjelaskan, gerakan tersebut sejalan dengan kebijakan yang akan diberlakukan mulai 1 Agustus 2026, di mana Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang tidak lagi menerima sampah tercampur.

Menurutnya, sampah yang nantinya dapat dibuang ke TPST Bantar Gebang hanya sampah residu. Sementara, sampah organik dan anorganik harus sudah dipilah serta diolah dari sumbernya masing-masing.

"Hari ini kita bagikan 22 tong yang telah dilubangi sebagai sarana biopori jumbo kepada 11 RW di Petukangan Utara," terangnya.

Menurutnya, pendistribusian yang dilakukan hari ini sebagai percontohan terlebih dahulu untuk memantik partisipasi warga dalam mendukung program pilah dan pengolahan sampah.

"Ke depan akan kami distribusikan kembali. Kami juga menyarankan warga memanfaatkan barang bekas seperti ember cat atau galon bekas sebagai media biopori," ucapnya.

Sementara itu, Lurah Petukangan Utara, Ahmad Hasan Husaini berharap, seluruh warga dapat memahami dan menjalankan kewajiban pemilahan sampah di lingkungan masing-masing.

Ia menegaskan, warga yang tidak melakukan pemilahan sampah dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk itu, peran ketua RT dan RW dinilai penting sebagai pelopor perubahan perilaku masyarakat.

"Nantinya, setiap RT akan dilakukan pendataan terkait jumlah rumah yang telah melakukan pemilahan sampah sebagai bentuk monitoring progres wilayah," tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260513 WA0059

Kelurahan Tomang Kurangi Sampah dengan Lubang Biopori

Rabu, 13 Mei 2026 135

IMG 20260512 WA0130

Sosialisasi Pemilahan Sampah Digencarkan di Jaksel

Selasa, 12 Mei 2026 643

IMG 20260512 WA0099

Munjirin Minta Camat dan Lurah Berinovasi Tekan Volume Sampah

Selasa, 12 Mei 2026 233

BERITA POPULER
Kebakaran sunter agung anita

Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

Rabu, 13 Mei 2026 5972

LRT fase 1b gery ist

Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

Rabu, 13 Mei 2026 878

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

Selasa, 12 Mei 2026 1216

Monas dok2

Pramono: Jakarta Tetap Ibu Kota hingga Terbitnya Keppres

Rabu, 13 Mei 2026 738

Hewan kurban sapi bilal

Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali

Selasa, 12 Mei 2026 1080

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks