Bangun PSEL, Pramono Optimistis Sampah Jakarta Tertangani

Selasa, 05 Mei 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 1275

Pengolahan sampah

(Foto: Doc)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung optimistis permasalahan sampah Jakarta segera tertangani setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Danantara Indonesia sepakat mempercepat pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

Hal ini disampaikan Pramono usai penandatanganan MoU terkait percepatan pembangunan fasilitas PSEL, di gedung Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, pada Senin (4/5) kemarin.

"Saya ingin Jakarta memulai,"

Dalam kesepakatan tersebut, fasilitas PSEL akan dibangun di Bantargebang, Jawa Barat dan Tanjungan, Jakarta Utara dengan kapasitas pengolahan sekitar 2.500-3.000 ton sampah per hari.

"Kita sudah dua yang ditandatangani. Yang pertama adalah di Bantargebang, yang kedua di Kamal Muara (Tanjungan)," ujar Pramono, di Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jalan Dr Sumarno No 1, Pulo Gebang, Cakung, Selasa (5/5).

Selain kedua lokasi tersebut, Pemprov DKI juga tengah menyiapkan satu fasilitas PSEL lainnya di Sunter, Jakarta Utara, serta mengoptimalkan fasilitas RDF Plant di Rorotan.

Pramono meyakini masalah sampah yang selama ini menjadi persoalan Jakarta akan terselesaikan dengan beroperasinya seluruh fasilitas tersebut secara optimal.

"Jadi Jakarta akan ada tiga Pembangkit Listrik Tenaga Sampah, kemudian ada RDF (Refuse Derived Fuel) di Rorotan. Kalau itu jalan semua, maka problem sampah di Jakarta terus terang akan selesai," katanya.

Pramono menyampaikan, fasilitas PSEL di Bantargebang nantinya akan difokuskan untuk mengolah timbunan sampah yang sudah menggunung. Hal ini bertujuan mengurangi volume sampah Bantargebang secara bertahap.

Ia bahkan menyoroti tantangan potensi kekurangan pasokan sampah untuk bahan baku pembangkit listrik, jika seluruh fasilitas PSEL dan RDF Plant telah beroperasi optimal.

Setelah menjalin kerja sama dengan Danantara, Pramono mengaku telah menginstruksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Asisten Pembangunan untuk segera menindaklanjutinya. Pemprov DKI, kata dia, segera menentukan kontraktor dan jadwal pelaksanaan pembangunan PSEL.

"Saya ingin Jakarta memulai batch kedua ini kalau bisa yang paling cepat selesai," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 1817

PLTSa merahputih otoy2

Gandeng Danantara, Pemprov DKI akan Bangun Tiga PLTSa

Senin, 04 Mei 2026 1259

Bank Sampah sehati otoy

Pelibatan Warga Kunci Pengelolaan Sampah dari Sumber

Selasa, 05 Mei 2026 883

BERITA POPULER
Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1263

895 Guru PPPK Jakut dan Kepulauan Seribu Perpanjang Kontrak Kerja

Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 1414

PMI Jaksel CFD HI tiyo

Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

Minggu, 27 September 2026 1418

Penataan Kawasan Unggulan Ciracas nur

Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

Jumat, 25 September 2026 1108

IMG 20260930 WA0061

Pemkot Jakbar Siap Relokasi Warga Terdampak Pembangunan Rupom Kali Apuran

Rabu, 30 September 2026 484

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks