Inspektorat DKI Gelar Forum Pembahasan Temuan BPK

Senin, 04 Mei 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 94

IMG 20260504 WA0068

(Foto: Folmer)

Inspektorat DKI Jakarta, Senin (4/5), menggelar forum diskusi untuk membahas tanggapan atas konsep temuan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) serta usulan jurnal koreksi Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) audited tahun anggaran 2025. 

Forum yang diselenggarakan selama empat hari, mulai 4 hingga 7 Mei 2026 ini, diikuti seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), direktur rumah sakit serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan dibuka Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto. 

Berharap tidak ada satu pun perangkat daerah atau BUMD yang menyumbang permasalahan signifikan

Dalam sambutantya, Uus meminta seluruh jajaran OPD secara serius menyikapi catatan yang telah disampaikan BPK perwakilan DKI Jakarta. 

Menurut Uus, forum dialog ini merupakan kesempatan krusial untuk memperbaiki kekurangan yang ada sebelum laporan keuangan difinalisasi. 

"Saya berharap tidak ada satu pun perangkat daerah atau BUMD yang menyumbang permasalahan signifikan yang dapat berpengaruh pada pencapaian opini WTP dari hasil pemeriksaan LKPD tahun 2025," seru Uus,  

Ia menegaskan, Pemprov DKI menargetkan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-9 kali secara berturut-turut. Untuk itu, seluruh perangkat yang memiliki temuan kepatuhan segera melakukan pemulihan. 

"Saya minta kepala OPD memanfaatkan forum untuk menyusun tanggapan yang memadai dan menyelesaikan permasalahan secara tuntas. Serta menyiapkan bukti pendukung kuat untuk dibahas bersama tim BPK," tegasnya. 

Sementara Inspektur Provinsi DKI Jakarta, Dhany Sukma memaparkan, hingga 20 April 2026 , Pemprov DKI telah menerima 22 Konsep Temuan Pemeriksaan (KTP) dari tim BPK. Temuan ini terbagi menjadi dua kategori utama, yakni pemeriksaan administrasi dan kepatuhan peraturan.  

Untuk kepatuhan peraturan, jelas Dhany, mencakup keterlambatan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa yang belum dikenakan denda, kekurangan volume pekerjaan, hingga optimalisasi penerimaan dari hasil kerja sama pemanfaatan aset dan sebagainya.  

Setelah forum ini selesai, ungkap Dhany, Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD), Inspektorat, dan tim BPK akan melakukan finalisasi LKPD audited tahun 2025. 

"Laporan hasil pemeriksaan nantinya akan diserahkan secara resmi oleh BPK RI kepada DPRD Provinsi DKI Jakarta dalam Sidang Paripurna Istimewa," tandasnya.  

BERITA TERKAIT
Dprd paripurna rezap

DPRD Tetapkan Rekomendasi LKPJ Gubernur 2025 dalam Paripurna

Kamis, 30 April 2026 246

Rano Hadiri Pemantauan TLRHP Semester 1 tahun 2025 BPK RI

Rano Hadiri Pemantauan TLRHP BPK RI Perwakilan DKI

Senin, 07 Juli 2025 2288

Ketua Komisi C DPRD Dimaz Raditya tresna

Komisi C Tekankan Optimalisasi PAD hingga Tindaklanjuti Rekomendasi BPK

Kamis, 30 April 2026 188

BERITA POPULER
Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1099

Petugas lh mayday monas desi

Petugas Gerak Cepat Bersihkan Sampah Usai Peringatan Hari Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 935

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 948

Transjakarta mayday doc

Ini Penyesuaian Layanan Transjakarta saat May Day

Jumat, 01 Mei 2026 866

Ketua dprd khoirudin BK award ist2

Pergantian Ketua DPRD Disetujui, Khoirudin Ucapkan Terima Kasih

Kamis, 30 April 2026 876

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks