Senin, 04 Mei 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 114
(Foto: Anita Karyati)
Tim Siap Tanggap Sarana Prasarana (SIGAP) Pemerintah Kota Jakarta Utara melakukan penertiban dan penataan di kawasan Danau Sunter, Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok.
"Terlihat lebih rapi"
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keamanan, kenyamanan, serta estetika kawasan yang menjadi salah satu ikon ruang publik di Jakarta Utara.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman mengatakan, penataan tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat dalam merespons kondisi di lapangan yang dinilai belum tertata optimal.
"Hari ini kami fokus di Danau Sunter, di antaranya menata kabel-kabel yang semrawut. Ada yang dipotong dan ada yang dirapikan serta diikat agar terlihat lebih rapi," ujarnya, Senin (4/5).
Wawan menjelaskan, Tim SIGAP juga melakukan pemangkasan pohon sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi bahaya dari dahan yang rapuh atau menjuntai.
Ia mengimbau pengunjung dan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) agar memanfaatkan kantong parkir resmi untuk menghindari praktik pungutan liar.
"Kami telah menyiapkan dua lokasi parkir, yaitu di GOR Sunter yang beroperasi hingga pukul 22.00 dan area ruko Sunter yang melayani parkir selama 24 jam," terangnya
Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola rumah toko (Ruko) untuk memastikan ketersediaan lahan parkir yang aman dan terjangkau.
"Penggunaan lokasi parkir resmi lebih aman karena memiliki tarif yang jelas dibandingkan parkir liar," ungkapnya.
Menurutnya, Tim SIGAP bekerja berdasarkan laporan masyarakat melalui kanal aplikasi JAKI dan media sosial. Tim lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dikerahkan setiap hari untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat.
"Laporan masyarakat menjadi acuan utama kami dalam menentukan prioritas kerja di lapangan," bebernya.
Ia berharap, penataan ini dapat mengoptimalkan fungsi sarana umum di kawasan Danau Sunter agar lebih nyaman bagi warga maupun wisatawan.
Sementara itu, salah seorang pelaku UKM di kawasan Danau Sunter, Yoyok (40) mengapresiasi penataan yang dilakukan karena kondisi lingkungan kini menjadi lebih rapi dan aman.
"Sekarang terlihat lebih tertata, tidak ada lagi ranting yang menjuntai. Pengunjung maupun kendaraan yang melintas jadi lebih aman," tandasnya.