DPRD Apresiasi Kesigapan Pemprov DKI Hadapi Panas Ekstrem

Jumat, 17 Oktober 2025 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 1208

Penyemprotan water mist di sejumlah titik jalan

(Foto: Istimewa)

Komisi A DPRD DKI Jakarta mengapresiasi kesigapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam melakukan mitigasi cepat lintas sektor untuk menghadapi dampak cuaca panas ekstrem yang diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan berlangsung hingga awal November.

"Pemerintah harus hadir dengan langkah dan aksi nyata,"

Fokus utama kebijakan ini adalah menjaga kesehatan dan keselamatan warga, setelah suhu udara di Jakarta tercatat mencapai 35 derajat celsius.

Menurut BMKG, cuaca panas ekstrem tersebut disebabkan oleh posisi matahari yang lebih condong ke selatan, angin kering dari monsun Australia, serta minimnya pembentukan awan di masa pancaroba.

Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono mendukung langkah cepat Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam menjalankan sejumlah strategi mitigasi, seperti modifikasi cuaca, peningkatan kesiapsiagaan layanan kesehatan, penyemprotan water mist, hingga penerapan SOP Suhu Darurat di sekolah.

“Hal tersebut merupakan langkah yang tepat, karena panas ekstrem sudah menimbulkan dampak langsung bagi kesehatan warga di lapangan,” ujar Mujiyono, Jumat (17/10).

Ia mengatakan, cuaca panas seperti ini bukan sekadar membuat gerah. Jika dibiarkan, dapat menyebabkan dehidrasi, heatstroke, hingga gangguan jantung, terutama bagi anak-anak, lansia, dan pekerja lapangan. Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengingatkan bahwa paparan panas ekstrem dapat mengganggu fungsi otak dan organ vital manusia.

Mujiyono menilai, dalam menghadapi kondisi ini, diperlukan kerja nyata lintas sektor melibatkan BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, hingga jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Yang terpenting, warga merasakan kehadiran pemerintah di saat mereka butuh perlindungan,” jelasnya.

Ia juga mendorong Pemprov DKI menyiapkan tempat teduh, shelter sejuk, dan air minum gratis di area publik seperti pasar, halte, dan RPTRA. Menurutnya, pekerja yang terpapar langsung panas matahari seperti petugas kebersihan, pengemudi ojek online, dan pedagang kaki lima juga perlu disediakan ruang aman untuk beristirahat.

“Pemerintah harus hadir dengan langkah dan aksi nyata, karena keselamatan dan kesehatan warga Jakarta adalah fokus utama kita,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemprov DKI Siaga Hadapi Panas Ekstrem

Prioritaskan Keselamatan Warga, Pemprov DKI Siaga Hadapi Panas Ekstrem

Jumat, 17 Oktober 2025 1146

Pemprov DKI Siaga Hadapi Panas Ekstrem

Waspada Cuaca Panas Ekstrem, Ini Imbauan BPBD DKI

Jumat, 17 Oktober 2025 1018

Jakarta Diprakirakan Cerah

Jakarta Diprakirakan Cerah hingga Hujan Hari Ini

Jumat, 17 Oktober 2025 1029

Peninggian turap guna pencegahan banjir

Legislator Ingatkan Pentingnya Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem

Rabu, 15 Oktober 2025 1176

BERITA POPULER
Mikrotrans reza edit

Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

Jumat, 02 Oktober 2026 3092

Distribusi Benih Ikan Air Tawar anita

4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

Jumat, 02 Oktober 2026 2687

Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1868

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1477

Personel Gabungan Lakukan Pelebaran Jalan di Kelapa Dua Wetan

Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

Kamis, 01 Oktober 2026 1308

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks