Warga Duri Selatan Diedukasi Perlindungan Hukum Kekerasan Perempuan dan Anak

Senin, 27 April 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 593

IMG 20260427 WA0083

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Sebanyak 50 orang warga Kelurahan Duri Selatan mengikuti edukasi perlindungan hukum kekerasan perempuan dan anak di Aula Kantor Lurah Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, Senin (27/4).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi jajaran Kelurahan Duri Selatan dengan Yayasan Perlindungan Hukum dan Masyarakat Indonesia (YPHMI), DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) DKI Jakarta, JMSI DKI Jakarta dan Forum Jurnalis Jakarta Barat.

"Jangan takut untuk melapor."

Lurah Duri Selatan, Tariswan mengatakan, para peserta terdiri dari unsur tokoh masyarakat, pengurus RT RW, kader PKK, FKDM dan LMK. Kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman tentang perlindungan hukum bagi perempuan dan anak korban kekerasan.

"Persoalan kekerasan perempuan dan anak ini memang masih menjadi masalah. Tapi, selama ini banyaknya hanya bentuk cerita dan tidak melakukan laporan resmi," katanya.

Karena itu, Tariswan berharap sosialisasi ini akan memberikan pemahaman tentang apa itu kekerasan terhadap perempuan dan anak. Sehingga masyarakat memahami bentuk dan polanya serta mau melapor bila ada kejadian tersebut di lingkungannya.

Untuk mewadahi pelaporan, Tariswan menjelaskan, pihaknya telah memiliki fasilitas pendukung, termasuk pos pelayanan serta tenaga paralegal yang telah mendapatkan pelatihan. Selama ini, masyarakat kebanyakan cenderung langsung mengarah pada pelaporan ke kepolisian. 

Padahal, menurutnya saat ini telah tersedia berbagai jalur pengaduan di tingkat lokal yang dapat menjadi langkah awal untuk konsultasi dan pendampingan. Minimnya pemahaman warga menurutnya bisa saja lantaran sosialisasi terkait peran paralegal masih perlu ditingkatkan agar lebih dikenal masyarakat.

Lantaran itu, Tariswan memastikan setiap laporan dari warga mengenai kasus kekerasan perempuan dan anak akan ditindaklanjuti dengan baik. Nantinya, laporan itu akan dipilah dan dicarikan solusi apakah perlu ditindaklanjuti hingga tahap pidana atau diselesaikan secara kekeluargaan

“Kalau ada kejadian, khususnya terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak, jangan takut untuk melapor. Sudah ada lembaga yang bisa membantu dan mendampingi,” tegasnya.

Wakil Ketua DPD KAI DKI Jakarta, Kornelius Naibaho,menegaskan, kehadiran pihaknya bertujuan memperkuat layanan bantuan hukum berbasis sosial di tengah masyarakat. 

Menurutnya, advokat memiliki peran penting dalam mendampingi masyarakat hingga ke proses peradilan, melengkapi peran paralegal yang selama ini lebih fokus pada pendampingan awal.

“Kami hadir untuk menguatkan, bukan menggantikan. Ini bagian dari upaya membantu masyarakat agar mendapatkan pendampingan hukum yang tepat,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Sudin PPAPP Jaksel Gencarkan Sosialisasi Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

Sosialisasi Kewaspadaan Kekerasan Perempuan dan Anak Digencarkan di Jaksel

Kamis, 29 Januari 2026 919

Dinas PPAPP berkolaborasi penyediaan Layanan Transportasi bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan

DKI Sediakan Layanan Transportasi bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan

Sabtu, 13 Desember 2025 1082

Perayaan Hari Kartini Jakbar bilal

Peringatan Hari Kartini di Jakbar Deklarasikan Perempuan Berdaya

Rabu, 22 April 2026 579

BERITA POPULER
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3342

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1635

Pramono kunjungan ciangir rezap

Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

Jumat, 31 Juli 2026 1434

Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 784

1785757954269

Kepulauan Seribu Raih Peringkat Pertama Aktivasi IKD Terbaik Nasional

Senin, 03 Agustus 2026 721

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks