Senin, 27 April 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 222
(Foto: Nugroho Sejati)
Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh meminta, MRT Jakarta meningkatkan sistem cadangan listrik di stasiun guna mencegah terulangnya insiden mati listrik yang terjadi beberapa waktu lalu.
Ia menilai, peristiwa tersebut menjadi indikator perlunya penguatan standar operasional prosedur (SOP) terkait sistem cadangan listrik untuk fasilitas vital seperti lift dan eskalator.
"Ini sangat penting,"
“Ini sangat penting. Dari penjelasan yang kami terima, belum ada genset atau sistem cadangan listrik yang memadai, terutama untuk fasilitas vital seperti lift dan eskalator,” ujar Nova, Senin (27/4).
Menurut dia, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan karena berkaitan langsung dengan keselamatan penumpang. Dikatakan Nova, MRT Jakarta perlu menyiapkan langkah mitigasi yang jelas dan menyeluruh.
“Harus ada mitigasi yang jelas. Ini bukan hanya di satu stasiun, tetapi terjadi di beberapa stasiun MRT,” katanya.
Nova menambahkan, fasilitas penting seperti lift dan eskalator harus dilengkapi sistem cadangan listrik agar tetap dapat berfungsi saat terjadi pemadaman.
Ia juga mendorong manajemen MRT Jakarta segera menyusun perencanaan pemasangan genset sebagai langkah antisipasi di area-area krusial.
“Harus ada mitigasi yang jelas, dan juga perencanaan pemasangan genset sebagai backup plan ketika listrik mati di ruang-ruang yang sangat urgen seperti eskalator maupun lift,” katanya.
Ia menegaskan, keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan transportasi publik, termasuk MRT Jakarta.
“Yang harus menjadi perhatian utama adalah keselamatan penumpang,” tandasnya.