Senin, 27 April 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 85
(Foto: Nurito)
Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur melaksanakan upacara memperingat Hari Otonomi Daerah Tahun 2026. Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin.
"Dampak nyata bagi masyarakat"
Membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, Munjirin mengatakan, tema peringatan tahun ini adalah "Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita" yang mencerminkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi dimiliki.
"Otonomi daerah memberikan ruang bagi daerah untuk berinovasi dan mengembangkan potensi lokal. Namun pelaksanaannya harus tetap berada dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya, di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin (27/4).
Selama tiga dekade pelaksanaan otonomi daerah, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dibenahi. Salah satunya adalah belum optimalnya integrasi antara perencanaan dan penganggaran pemerintah pusat dan daerah yang kerap menimbulkan ketidaksinkronan program pembangunan.
"Kemudian, perlunya reformasi birokrasi yang berorientasi pada hasil (outcomes), bukan sekadar administratif. Menurutnya, birokrasi masih sering berfokus pada penyerapan anggaran dibandingkan dampak nyata bagi masyarakat," lanjutnya.
Tantangan lain yang disampaikan adalah rendahnya kemandirian fiskal daerah. Masih banyak pemerintah daerah yang bergantung pada dana transfer dari pusat, sehingga ruang gerak dalam menentukan prioritas pembangunan menjadi terbatas.
Tidak hanya itu, kolaborasi antardaerah juga sangat penting karena selama ini masih banyak daerah yang berjalan sendiri dalam merencanakan pembangunan tanpa mempertimbangkan keterkaitan dengan wilayah lain.
"Sinergisitas antar wilayah sangat diperlukan untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan merata," imbuhnya.
Mengakhiri sambutan Mendagri, Munjirin menuturkan, pemerintah daerah juga harus tetap fokus pada pelayanan dasar dan pengentasan ketimpangan antarwilayah.
"Kita juga perlu memperkuat stabilitas dan ketahanan daerah di tengah tantangan yang semakin kompleks," tandasnya.