Senin, 27 April 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 139
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan menggelar upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026 di halaman Kantor Wali Kota setempat. Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian.
"Mempercepat pemerataan pembangunan"
Dalam amanat yang dibacakan, Anwar menyampaikan, peringatan Hari Otonomi Daerah menjadi momentum penting bagi aparatur pemerintahan untuk memperkuat komitmen dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
"Otonomi daerah merupakan instrumen utama dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya, Senin (27/4).
Anwar melanjutkan, tema Hari Otonomi Daerah tahun ini adalah "Dengan Otonomi Daerah, Kita Wujudkan Astacita".
"Tema tersebut mencerminkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah," ucapnya.
Ia menambahkan, sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan pembangunan nasional. Hal itu dapat diwujudkan melalui enam langkah strategis, yaitu integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis hasil, penguatan kemandirian fiskal, kolaborasi antardaerah, peningkatan pelayanan dasar dan pengentasan kemiskinan, serta penguatan stabilitas dan ketahanan daerah.
Anwar mengajak seluruh jajaran di Pemkot Jakarta Selatan untuk mengharmonisasikan delapan langkah strategis turunan Astacita di daerah. Langkah tersebut meliputi perwujudan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air secara terpadu, pemerintahan yang transparan dan bebas korupsi, serta pengembangan kewirausahaan lokal.
Selain itu, peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pemenuhan gizi peserta didik melalui program makan bergizi gratis, pemerataan layanan kesehatan seperti penanganan stunting, serta reformasi birokrasi untuk mempermudah layanan publik juga menjadi perhatian utama.
Anwar menuturkan, pelaksanaan kegiatan pemerintahan harus tetap berpedoman pada prinsip penghematan dan efisiensi sesuai arahan Presiden.
"Semoga semangat otonomi daerah terus menjadi pendorong dalam mewujudkan kemajuan bangsa," tandasnya.