Kamis, 16 April 2026 Reporter: Folmer Editor: Andry 159
(Foto: Folmer)
Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin melakukan pemantauan pengerukan endapan lumpur dan sampah di aliran kali Ciliwung, Jalan Matraman Dalam I, Pegangsaan, Menteng, Kamis (16/4).
"Pengerukan kali Ciliwung lanjutan dari kerja bakti,"
Pengerukan lumpur di aliran kali Ciliwung merupakan respon cepat menindaklanjuti aspirasi warga Pegangsaan.
Arifin mengatakan, pengerukan endapan lumpur di aliran Kali Ciliwung, Jalan Matraman Dalam I mengerahkan satu unit alat berat.
"Pengerukan kali Ciliwung lanjutan dari kerja bakti puluhan petugas gabungan bersama warga Pegangsaan membersihkan sampah dan pemotongan rumput beberapa hari lalu," ujar Arifin, Kamis (26/4).
Ia mengungkapkan, satu unit alat berat amphibi dikerahkan untuk mengeruk endapan lumpur di aliran kali Ciliwung.
"Beberapa hari ke depan, t alat berat tambahan yakni amphibi dan long arm ditambah agar pengerukan endapan lumpur di Kali Ciliwung optimal," ungkapnya.
Ia menjelaskan, pengerukan menggunakan pola pengumpulan lumpur terlebih dahulu di tepian kali agar kadar air berkurang sebelum diangkut.
"Setelah itu baru diangkat menggunakan long arm ke truk sampah, sehingga airnya tidak banyak tercecer di jalan saat pengangkutan," jelasnya.
Ia menambahkan, pengerukan endapan lumpur merupakan bagian dari proyek normalisasi yang juga tengah berlangsung di kawasan hilir, termasuk di Banjir Kanal Barat bertujuan meningkatkan kapasitas tampung air di Kali Ciliwung segmen Menteng. Serta memperlanxar arus air dari hulu menuju hilir untuk meminimalisir potensi genangan.
"Pengerukan di aliran Kali Ciliwung terus dilakukan secara intensif sepanjang tahun 2026 sehingga dipastikan sistem pengendalian banjir di Jakarta tetap optimal," tambahnya.