Senin, 06 April 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 160
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) melakukan pengerukan Kali Pesanggrahan. Pengerukan di perbatasan Kecamatan Kebayoran Lama dan Pesanggrahan ini ditargetkan mampu mengangkat hingga 36.174 meter kubik sedimen lumpur dan sampah pemicu pendangkalan.
"Ditargetkan rampung akhir tahun ini"
Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar mengatakan, pengerukan dilakukan karena kondisi bantaran kali yang sudah meninggi hingga berubah menjadi daratan. Hal ini membuat aliran air bergeser dan menggerus sisi kanan kali yang berpotensi merusak tanggul.
"Ini bagian dari upaya mengatasi genangan di wilayah bantaran Kali Pesanggrahan. Selama ini sering terjadi genangan akibat limpasan air saat debit meningkat karena curah hujan tinggi," ujarnya, Senin (6/4).
Menurutnya, jika pengerukan dan normalisasi aliran berjalan optimal, dampak positif akan langsung dirasakan masyarakat, terutama di kawasan Jalan IKPN Bintaro yang kerap terdampak genangan.
Anwar menjelaskan, normalisasi dan pembebasan lahan memang penting, namun bukan satu-satunya solusi. Proses tersebut dinilai memakan waktu lama, sehingga Pemkot Jakarta Selatan memilih langkah cepat yang hasilnya bisa segera dirasakan warga.
"Setelah ini, kami akan lanjutkan pengerukan di titik lain. Kami berupaya maksimal menekan genangan, khususnya di Jakarta Selatan sesuai arahan Gubernur DKI," terangnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan, Santo menambahkan, pengerukan dilakukan sepanjang 1.444 meter dengan dukungan lima unit ekskavator untuk mempercepat pengerjaan.
"Pengerukan ditargetkan rampung akhir tahun ini. Lumpur hasil pengerukan nantinya akan ditampung sementara di beberapa lokasi seperti Gudang SDA Deplu dan Rawaminyak, sebelum akhirnya dibuang ke kawasan Ancol," tandasnya.