Area Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta Direvitaliasi Jadi Ruang Multifungsi

Selasa, 14 April 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 734

PSX 20260414 144640

(Foto: Istimewa)

Rekayasa lalu lintas diberlakukan di Jalan MH Thamrin mulai 10 April-30 Mei 2026. Hal ini sehubungan dengan pengerjaan revitalisasi area di Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta menjadi ruang multifungsi (extended concourse) dan entre (entrance) baru.

Pada area trotoar, satu lajur sepeda dan sebagian lajur badan jalan akan terokupansi pagar kerja. Dengan begitu, lalu lintas yang semula terdiri dari satu lajur sepeda, tiga lajur reguler, dan satu lajur Transjakarta akan menjadi tiga lajur mixed traffic.

"mengusung interkoneksi,"

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo mengatakan, proyek ruang multifungsi dan entre baru merupakan bagian dari pengembangan sirkulasi bawah tanah serta membuka potensi interkoneksi dengan area komersial.

“Dalam perencanaannya, akan dibangun ruang multifungsi dan tambahan tiga entre baru, yaitu dua entre di sisi barat stasiun dan satu entre di sisi timur stasiun,” ujarnya, Selasa (14/4).

Ia menyampaikan, dua entre dilengkapi dengan tangga dan eskalator sedangkan satu entre dengan elevator menuju ke area pejalan kaki di sisi kiri dan kanan jalan Jalan MH Thamrin. Area ini nantinya akan dapat diakses melalui lift yang ada di Halte Transjakarta Bundaran HI.

Selain itu, ruang multifungsi dan entre baru juga akan dibangun suar penyejuk dan ventilasi (cooling and ventilation tower). Ia menambahkan, penyelesaian ditargetkan pada pertengahan tahun 2027 mendatang.

“Pengembangan ini bertujuan agar Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta dapat menjadi pusat kawasan berorientasi transit yang mengusung interkoneksi dengan bangunan di sekitarnya, sesuai dengan prinsip transit-oriented development yang diusung PT MRT Jakarta,” tandasnya.

Sebagai informasi, Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta yang kedalamannya mencapai 18 meter di bawah permukan tanah ini merupakan salah satu stasiun tersibuk di fase 1 lin utara selatan dengan rata-rata pelanggan mencapai sekitar 450-500 ribu pelanggan setiap bulan.

Jumlah tersebut diprediksi akan terus meningkat apabila fase 2A lin utara selatan segmen 1 Bundaran H-Monas mulai beroperasi. Pembangunan ruang multifungsi dan entre baru ini sebagai persiapan operasional fase 2A segmen 2 hingga Kota yang ditargetkan pada 2029.

BERITA TERKAIT
MRT otoy

MRT Jakarta Lakukan Perubahan Susunan Dewan Komisaris

Kamis, 02 April 2026 1289

PSX 20260401 151918

MRT Jakarta Gandeng WRI Susun Metodologi Perhitungan Reduksi Emisi

Rabu, 01 April 2026 678

Penumpang mrt libur lebaran jati

135.117 Pelanggan Gunakan Layanan MRT Jakarta Selama Dua Hari Lebaran

Kamis, 26 Maret 2026 1666

BERITA POPULER
Ratusan Personel Gabungan Gelar Razia Parkir Liar di Jaktim

Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Senin, 08 Juni 2026 2829

Ketua dprd dki suhud

Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

Rabu, 10 Juni 2026 1433

MRT operasional jati (1)

MRT Lakukan Penyesuaian Akses Pintu Masuk Stasiun Bundaran HI dan Dukuh Atas

Jumat, 12 Juni 2026 828

Sampah laut Jakarta bilal

Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

Minggu, 07 Juni 2026 1819

IMG 20260610 WA0101

20 Motor Dikenakan Sanksi Cabut Pentil di Menteng

Rabu, 10 Juni 2026 1079

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks