Jumat, 10 April 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 172
(Foto: Folmer)
Pelayanan di RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, tetap berjalan optimal dan tidak terdampak kebijakan Work From Home (WFH) yang diberlakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, setiap Jumat.
Direktur RSUD Tarakan, Weningtyas Purnomorini mengatakan, tidak ada penundaan, perubahan maupun pembatasan terhadap layanan medis untuk seluruh pelayanan baik Instalasi di Gawat Darurat (IGD), rawat jalan dan inap maupun layanan penunjang.
Dipastikan berjalan secara optimal
"Semua pelayanan dipastikan berjalan secara optimal untuk memastikan kebutuhan kesehatan masyarakat terpenuhi," ujar Weningtyas, Jumat (10/4).
Weningtyas mengungkapkan, pihaknya juga sudah menyebarluaskan informasi melalui kanal media sosial perihal operasional seluruh layanan di RSUD Tarakan.
"Alhamdulillah, antusias warga berobat di RSUD Tarakan tetap tinggi seperti hari biasa," ungkapnya.
Ia menjelaskan, jumlah kunjungan pasien yang berobat ke RSUD Tarakan semakin meningkat itri dan cuti bersama.
"Kunjungan pasien ke RSUD Tarakan meningkat terutama di rawat jalan dan IGD," ungkapnya.
Dia juga mengaku, sudah memberikan imbauan kepada karyawan untuk menggunakan transportasi umum setiap hari, dalam rangka mengurangi kemacetan dan menurunkan konsumsi BBM.
"Kami terus imbau karyawan agar beralih menggunakan transportasi umum setiap hari, tidak hanya Rabu," tandasnya.