Matraman Jadi Pengumpul Sampah Nonorganik Terbanyak di Jaktim

Kamis, 09 April 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 1293

IMG 20260409 WA0031

(Foto: Nurito)

Program pemilahan sampah langsung dari sumber terus digencarkan di Jakarta Timur. Hasilnya mulai terlihat, dengan Kecamatan Matraman mencatatkan diri sebagai pengumpul sampah nonorganik terbanyak.

"Program pilah sampah"

Camat Matraman, Muhammad Husnul Fauji mengatakan, warga senantiasa diedukasi dan diajak untuk memilah sampah sejak dini Langkah ini dilakukan sebagai upaya konkret menekan jumlah sampah yang dibuang ke TPST Bantar Gebang.

"Sampah nonorganik dikumpulkan melalui bank sampah di masing-masing RW, sedangkan sampah organik masih tetap dibuang ke TPST Bantar Gebang," ujarnya, Kamis (9/4).

Ia menjelaskan, sampah nonorganik yang telah dipilah kemudian dikumpulkan di bank sampah tingkat RW. Selanjutnya, sampah tersebut diangkut oleh petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur untuk disalurkan ke depo bank sampah induk di Ciracas yang dikelola pihak swasta.

Berdasarkan data suplai sampah nonorganik dalam satu bulan terakhir, Kecamatan Matraman menempati posisi teratas dengan jumlah mencapai 3.349 kilogram. Posisi berikutnya Kecamatan Jatinegara dengan 2.784 kilogram sampah, disusul Cipayung 2.096 kilogram, dan Cakung 1.315 kilogram.

Kemudian, untuk Kecamatan Ciracas berjumlah 771 kilogram, Kramat Jati 562 kilogram, Pulo Gadung 489 kilogram, Duren Sawit 385 kilogram, Pasar Rebo 346 kilogram, serta Makasar 201 kilogram.

"Tidak hanya dari sektor rumah tangga, program pilah sampah juga diperluas ke lingkungan tempat ibadah. Tercatat sebanyak 83 masjid, 21 musala, satu pondok pesantren, serta 43 bank sampah turut berpartisipasi dalam upaya pengurangan volume sampah," ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Palmeriam Setiawan menambahkan, operasional bank sampah di wilayahnya rutin dilaksanakan setiap bulan di 10 RW secara bergilir. 

Warga mengumpulkan dan menimbang sampah nonorganik untuk kemudian dijual ke depo bank sampah induk di Ciracas atau ke pengepul barang bekas.

"Menjelang penimbangan, kader Dawis bersama pengurus RT dan RW biasanya menjemput sampah langsung dari rumah warga untuk dikumpulkan di satu titik. Setelah itu, petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup mengangkutnya ke pengepul di Ciracas," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Drop box skincare halte csw gery ist

Drop Box Kemasan Skincare di Halte CSW Dorong Warga Pilah Sampah dari Sumber

Selasa, 07 April 2026 751

Dinas lh pilah sampah gery ist

Gerakan Pilah Sampah dari Sumber Diminta Digencarkan

Senin, 06 April 2026 744

Bank sampah sehati otoy

Ketua DPRD Ajak Warga Aktif Pilah Sampah

Sabtu, 14 Maret 2026 1094

BERITA POPULER
Perlintasan kereta dok 1

Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

Kamis, 16 Juli 2026 2147

IMG 20260720 WA0051

Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

Senin, 20 Juli 2026 1046

IMG 20260721 WA0104

Pemprov DKI Bidik Pasar Timur Tengah Melalui Seminar Pariwisata di Yordania

Rabu, 22 Juli 2026 634

Reza dan Nadya Siap Promosikan Pariwisata Berkelanjutan Kepulauan Seribu

Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

Minggu, 19 Juli 2026 1041

IMG 20260722 WA0108

JF3 Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Jakarta

Rabu, 22 Juli 2026 490

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks