Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

Senin, 06 April 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 1171

Reklame film horror ppid ist3

(Foto: Istimewa)

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu mendukung langkah Pemprov DKI yang menurunkan billboard promosi film horor 'Aku Harus Mati'.

Menurutnya, tindakan tersebut sudah tepat karena iklan tersebut menuai polemik di masyarakat. Selain itu, Konten film tersebut dinilai memuat pesan sensitif yang berpotensi mengganggu kondisi psikologis warga, khususnya anak-anak yang melintas di ruang publik.

"Memang harus dilakukan,"

“Saya rasa sudah tepat dan memang harus dilakukan,” ujar Kevin, Senin (6/4).

Kevin menilai, konten iklan yang mengandung unsur menyeramkan perlu diatur lebih ketat. Pasalnya, media luar ruang seperti billboard tidak memiliki batasan audiens.

“Dalam konteks iklan film, sebenarnya sudah ada pengelompokan usia penonton. Namun ketika ditampilkan di billboard, kita tidak bisa memilah siapa yang melihat. Berbeda dengan di dalam ruang pemutaran film yang sudah memiliki aturan,” jelasnya.

Ia pun mendorong adanya regulasi yang lebih jelas terkait konten visual pada media luar ruang.

Di sisi lain, Kevin juga mengimbau para pelaku industri kreatif agar lebih mempertimbangkan dampak visual terhadap masyarakat, terutama anak-anak.

“Kami mendukung industri kreatif, tetapi perlu ada empati. Jangan sampai konten yang belum layak untuk kelompok usia tertentu justru tersebar luas tanpa penyaringan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kekhawatiran serupa juga dirasakan banyak orang tua dan masyarakat. Ia mengingatkan, jika hal ini dibiarkan, bukan tidak mungkin akan muncul iklan-iklan lain yang melampaui batas usia yang semestinya.

Lebih lanjut, Kevin juga menyoroti pentingnya pengaturan teknis billboard, seperti pencahayaan. Menurutnya, cahaya yang terlalu terang berpotensi mengganggu konsentrasi pengendara, terutama pada malam hari.

“Jika pencahayaan mengganggu pengguna jalan, apalagi hingga menimbulkan silau pada malam hari, hal ini bisa meningkatkan risiko kecelakaan. Ini yang perlu kita waspadai,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Reklame penertiban ist

Copot Baliho Film Horor, Pram Sayangkan Strategi Promosi Tanpa Pertimbangkan Dampak Sosial

Senin, 06 April 2026 736

Satpolpp DKI awasi tren viral beburu koin jagat ilust 2

DKI Tertibkan Materi Iklan Film Horor di Tiga Lokasi

Minggu, 05 April 2026 758

PSX 20260215 175844

Ini Juara Festival Film Pelajar Jakarta Pusat

Minggu, 15 Februari 2026 1310

BERITA POPULER
Ratusan Personel Gabungan Gelar Razia Parkir Liar di Jaktim

Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Senin, 08 Juni 2026 2199

Ketua dprd dki suhud

Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

Rabu, 10 Juni 2026 1157

IMG 20260610 WA0101

20 Motor Dikenakan Sanksi Cabut Pentil di Menteng

Rabu, 10 Juni 2026 942

Proyek pekerjaan padatkarya jati2

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

Jumat, 05 Juni 2026 2189

Sampah laut Jakarta bilal

Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

Minggu, 07 Juni 2026 1643

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks