Rano Paparkan Urgensi Raperda SPAM di Rapat Paripurna DPRD

Senin, 06 April 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 962

Wagub paparan raperda jati

(Foto: Nugroho Sejati)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, memaparkan pentingnya Rancangan Peraturan Daerah tentang Sistem Peyediaan Air Minum (Raperda SPAM) untuk dijadikan Perda, saat rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Senin (6/4).  

Dikatan Rano, Raperda SPAM ini merupakan perubahan dari aturan sebelumnya tentang pelayanan air minum yang diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 11 Tahun 1993.

"Bagian dari upaya mewujudkan Jakarta Kota Global yang layak huni, berkelanjutan, dan berdaya saing,"

"Perda nomor 11 Tahun 1993 tentang Pelayanan Air Minum di wilayah Jakarta sudah tidak relevan dengan perkembangan hukum dan kebutuhan masyarakat saat ini," ujar Rano.

Menurut Rano, Raperda SPAM ini merupakan amanat Pasal 33 ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyebutkan bahwa sumber daya alam, termasuk air, dikuasai negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Karena itu, tegas Rano, Pemprov DKI selaku perwakilan pemerintah di daerah, bertanggungjawab dalam menjamin ketersediaan air minum sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar secara adil, berkelanjutan, dan terjangkau guna meningkatkan kesejahteraan rakyat. 

"Karena itu, kami memandang bahwa pembentukan peraturan daerah ini diperlukan sebagai landasan hukum untuk memberikan kepastian, legalitas, serta pedoman operasional dalam menyediakan air minum yang layak dan berkualitas bagi warga Jakarta. Terlebih aturan sebelumnya, yakni Perda nomor 11 tahun 2013 sudah tidak relevan lagi," tukas Rano.

Secara substansi, papar Rano, rancangan regulasi perubahan ini akan mengatur penyelenggaraan sistem penyedian air minum secara menyeluruh yang meliputi jenis dan penyelenggaraan SPAM, wewenang dan tanggung jawab penyelenggara, hak dan kewajiban pelanggan, pembinaan, pengawasan, hingga penegakan larangan dan sanksi. 

"Raperda SPAM ini juga mengatur hal-hal terkait pendanaan, skema tarif, serta perizinan dan mekanisme kerja sama," ungkap Rano.

Ditambahkan Rano, Raperda SPAM ini juga diharapkan dapat menjawab berbagai tantangan seperti tingginya kasus penyakit bawaan air—termasuk dampaknya terhadap peningkatan risiko stunting, keterbatasan sumber air baku, belum meratanya cakupan layanan perpipaan, masih tingginya tingkat kebocoran air, serta perlunya pengurangan penggunaan dan pemanfaatan air tanah.

"Melalui penyusunan raperda ini, kami ingin memastikan bahwa pelayanan air minum di Jakarta dilaksanakan secara lebih terintegrasi, profesional, akuntabel, sekaligus mendorong peningkatan kualitas, kuantitas, kontinuitas, dan keterjangkauan layanan air minum bagi masyarakat," tukas Rano.  

"Raperda ini juga merupakan elemen penting dalam mendukung akselerasi pencapaian 100 persen layanan perpipaan pada 2029, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta Kota Global yang layak huni, berkelanjutan, dan berdaya saing," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Rano Paparkan Urgensi Regulasi Daerah tentang P4GN dan Prekursor Narkotika

Rano Paparkan Urgensi Regulasi tentang P4GN dan Prekursor Narkotika

Rabu, 14 Januari 2026 1337

Rano Hadiri Halalbihalal IKAPETE otoy

Rano Sampaikan Tantangan Ekonomi dan Situasi Global di Hadapan Ulama Tebuireng

Minggu, 29 Maret 2026 1090

1.Rano Karno Hadiri Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

Rano: Keluarga Sejahtera dan Berketahanan Pilar Utama Pembangunan

Senin, 09 Maret 2026 876

BERITA POPULER
Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 1711

Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2897

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1196

Keseruan Hari Pertama Jakarta Running Festival 2026 1

Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

Sabtu, 24 Oktober 2026 1690

Sudin SDA kepulauan Seribu tanam mangrove ist

105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Oktober 2026 1017

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks