Kamis, 02 April 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 153
(Foto: Nurito)
Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS) di Jalan Pendidikan RW 06, Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur untuk sementara dialihkan ke shelter penampungan di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Pekayon.
"Kami sterilkan dulu untuk memberikan kenyamanan"
Pelaksana Tugas Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Pasar Rebo, Dwi Firmansyah mengatakan, pengalihan dilakukan karena TPS Jalan Pendidikan tidak mampu menampung lonjakan volume sampah dalam beberapa waktu terakhir.
Ia mengungkapkan, dalam kondisi normal TPS di Jalan Pendidikan memiliki kapasitas tampung sekitar 40 hingga 50 ton sampah atau setara empat armada truk besar.
"Saat periode Lebaran, volume sampah meningkat drastis hingga mencapai 300 hingga 400 ton hingga menyebabkan penumpukan dan memicu keluhan warga," ujarnya, Kamis (2/4).
Dwi menjelaskan, lokasi TPS yang berada di kawasan padat aktivitas seperti sekolah, perguruan tinggi, pusat perbelanjaan, permukiman, dan rumah ibadah menjadi pertimbangan utama dalam kebijakan ini.
"Menjelang Hari Paskah, TPS di Jalan Pendidikan kami sterilkan dulu untuk memberikan kenyamanan umat yang akan beribadah. Pembuangan sementara dialihkan ke Pekayon," terangnya.
Ia menambahkan, setelah perayaan Paskah, TPS di Jalan Pendidikan akan kembali difungsikan, meskipun masih dalam kondisi pembatasan.
"Jika volume sampah kembali mencapai 50 ton, maka sebagian akan dialihkan ke TPS di Pekayon," ungkapnya.
Sementara itu, staf Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Pasar Rebo, Marudin menuturkan, pengalihan ini merupakan tindak lanjut arahan Camat Pasar Rebo.
Lokasi di Pekayon dinilai cukup representatif karena berada di lahan pinggir jalan dan mampu menampung sampah dari lima kelurahan.
"Tugas kami mengangkut sampah dari sini ke TPST Bantar Gebang. Untuk penentuan lokasi TPS merupakan kewenangan kelurahan dan kecamatan," bebernya.
Menurutnya, TPS di Pekayon berfungsi sebagai titik transit. Sampah dari wilayah dikumpulkan menggunakan truk kecil, kemudian setelah volume mencukupi akan diangkut menggunakan truk besar berkapasitas 10 ton menuju TPST Bantar Gebang.
"Saya meminta masyarakat untuk terus menggencarkan pemilahan sejak dini agar volume sampah yang dibawa ke TPST Bantar Gebang dapat diminimalisir," tandasnya.