Pramono Pastikan Bangun Tiga PLTSa Kurangi Beban Sampah di Bantargebang

Selasa, 31 Maret 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Andry 1380

Jakarta siap bangun pltsa tangani masalah sampah

(Foto: Doc)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan pembangunan tiga Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) untuk mengatasi permasalahan sampah ibu kota. Salah satu lokasi yang disiapkan yakni di Bantargebang, Bekasi.

"Jakarta untuk pembangkit listrik tenaga sampah akan ada tiga,"

Pramono pun mengaku telah berkomunikasi dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan terkait hal ini.

"Saya tadi komunikasi langsung dengan Pak Menko Pangan dan beliau meminta untuk lahan di Bantargebang yang dipersiapkan untuk pembangkit listrik tenaga sampah, sudah kami persiapkan. Dan sebenarnya kami sudah berkirim surat kepada Bapak Menko Pangan," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (31/3).

Menurutnya, saat ini beban Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang sudah sangat berat karena terdapat tumpukan sampah yang telah mencapai lebih dari 54 juta ton.

Karena itu, Pramono mengaku siap menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan pembangunan PLTSa sebagai solusi jangka panjang penanganan sampah Jakarta.

"Apa yang menjadi arahan Bapak Presiden untuk pembangkit listrik tenaga sampah termasuk di dalamnya di Bantargebang, kami segera tindak lanjuti," ujarnya.

Jakarta sendiri, kata dia, telah menyiapkan pembangunan PLTSa di tiga lokasi. Menurutnya, Pemprov DKI juga telah mengirimkan surat resmi ke pemerintah pusat terkait rencana pembangunannya.

"Dan Jakarta untuk pembangkit listrik tenaga sampah akan ada tiga dan kami sudah mengirim surat secara resmi kepada Bapak Menko dan juga menteri terkait," kata Pramono.

Sebelumnya, Gubernur Pramono menyampaikan usulan Pemprov DKI untuk membangun tiga PLTSa di Bantargebang, Kota Bekasi; Rorotan, Jakarta Utara; dan Sunter, Jakarta Utara.

Masing-masing PLTSa tersebut memiliki kapasitas pengolahan sampah sebesar 3.000 ton per hari di Bantargebang, yang terdiri dari 2.000 ton sampah baru dan 1.000 ton sampah lama dari TPST Bantargebang.

Sedangkan di Rorotan memiliki kapasitas 2.000 ton sampah baru per hari dan di Sunter dengan kapasitas sekitar 2.500 ton sampah baru per hari.

BERITA TERKAIT
IMG 20260331 WA0085

Penanganan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Dipercepat

Selasa, 31 Maret 2026 983

Santunan korban longsor ptsp bantar gebang

Korban Longsor TPST Bantargebang Terima Santunan

Selasa, 17 Maret 2026 2027

Asn dki otoy

Tunggu Arahan Pempus, Pramono Siap Terapkan WFH Sekali Dalam Sepekan

Senin, 30 Maret 2026 901

BERITA POPULER
Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy (5)

Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

Selasa, 08 September 2026 3084

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 832

Layanan transjakarta otoy 1

Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

Selasa, 08 September 2026 1946

IMG 20260914 171237

PJU di Jalan Bekasi Timur dan JPO Pedati Kembali Menyala

Senin, 14 September 2026 495

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 868

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks