Selasa, 03 Maret 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 261
(Foto: Anita Karyati)
Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara sudah melakukan perbaikan sebanyak 3.896 titik jalan berlubang sepanjang Januari hingga Februari 2026. Total luas penanganan mencapai 40.131,79 meter persegi yang tersebar di enam kecamatan.
"Keselamatan pengguna jalan"
Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara, Darwin Ali mengatakan, perbaikan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
Menurutnya, tingginya intensitas hujan pada awal tahun serta padatnya mobilitas kendaraan, khususnya angkutan logistik bertonase berat menjadi salah satu faktor penyebab kerusakan jalan.
"Perbaikan ini dilakukan untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan. Kami tidak ingin kerusakan jalan menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas," ujarnya, Selasa (3/3).
Darwin mengapresiasi kinerja Pasukan Kuning yang sigap merespons laporan masyarakat. Ia mengimbau warga agar tidak ragu melaporkan kerusakan jalan melalui kanal resmi pemerintah agar dapat segera ditindaklanjuti.
"Kami mengapresiasi kerja keras tim di enam kecamatan. Mari kita jaga bersama infrastruktur ini. Jika ditemukan titik kerusakan baru, silakan melapor melalui kanal resmi agar segera kami tangani," terangnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara, Budi Cahyo Wardoyo menambahkan, volume pekerjaan perbaikan jalan meningkat signifikan pada Februari 2026.
"Sepanjang Januari, kami menambal 1.013 titik lubang. Angka ini meningkat pada Februari menjadi 1.752 titik dengan luas penanganan mencapai 18.154,31 meter persegi," bebernya.
Ia menuturkan, dari enam kecamatan, wilayah Penjaringan mencatat jumlah perbaikan tertinggi pada Februari, yakni sebanyak 287 titik lubang atau setara 4.769,75 meter persegi.
Melalui upaya perbaikan tersebut, diharapkan hambatan transportasi di Jakarta Utara dapat diminimalisir, terutama pada jalur logistik dan kawasan permukiman padat penduduk.
"Tim kami terus bekerja secara bergantian, baik berdasarkan pemantauan rutin maupun aduan warga melalui JAKI. Kami memastikan seluruh perbaikan memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan," tandasnya.