Kamis, 26 Februari 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 169
(Foto: Istimewa)
PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro menghadirkan berbagai kegiatan sosial melalui rangkaian program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) selama Ramadan 1447 H/2026 M. Berbagai kegiatan tersebut menyasar warga di sekitar proyek pembangunan dan aset-aset yang dikelola perusahaan.
Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Iwan Takwin, mengatakan perusahaan memaknai bulan suci Ramadan sebagai momentum untuk mensyukuri perjalanan pembangunan yang telah dijalankan sekaligus berbagi berkah kepada masyarakat.
"wujud rasa syukur,"
“Kegiatan CSR Ramadan ini merupakan wujud rasa syukur Jakpro atas kepercayaan dan dukungan masyarakat, sekaligus bentuk konkret dukungan perusahaan terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menjaga daya beli warga,” ujarnya, Kamis (26/2).
Rangkaian kegiatan CSR Ramadan Jakpro diawali dengan program ‘Belanja Bareng Yatim dan Duafa’ yang digelar pada Kamis, 26 Februari 2026, bertempat di Lotte Grosir Green Pramuka, Jakarta Pusat.
Program ini ditujukan bagi anak-anak yatim dan duafa yang berasal dari wilayah sekitar jalur pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai, sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di bulan penuh keberkahan.
Sebanyak 100 anak yatim dan duafa mendapatkan kesempatan untuk berbelanja langsung kebutuhan pokok, perlengkapan sekolah, serta kebutuhan sehari-hari sesuai kebutuhan masing-masing.
Dengan konsep belanja mandiri, anak-anak didampingi relawan agar dapat memilih sendiri barang yang dibutuhkan, sehingga kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, rasa dihargai, serta pengalaman positif bagi anak-anak.
Iwan menyampaikan, melalui rangkaian CSR Ramadan ini, Jakpro menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program sosial yang berangkat dari nilai kepedulian, kebersamaan, dan rasa syukur.
“Sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat daya beli masyarakat, menjaga pertumbuhan ekonomi, dan mendorong pembangunan Jakarta yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” tandasnya.