Rabu, 11 Februari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 205
(Foto: Anita Karyati)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara mempercepat penanganan sampah di kawasan kolong Tol Ir Wiyoto Wiyono, Jalan Danau Cincin Utara, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok.
"Mengajak warga untuk ikut menjaga kebersihan"
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman mengatakan, penanganan diawali dengan pembersihan area pinggir tol, kemudian dilanjutkan ke bagian kolongnya.
"Untuk mencegah pembuangan sampah kembali terjadi, kami menyiapkan titik pembuangan sampah di lahan kosong sekitar lokasi," ujarnya, Rabu (11/2).
Wawan menjelaskan, penyediaan tempat pembuangan sampah akan disesuaikan dengan arahan Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara. Selain itu, akses menuju lokasi akan dibatasi.
"Ke depan, lokasi ini hanya akan diperuntukkan bagi pejalan kaki dan sepeda motor. Pembatasan ini dilakukan karena diduga gerobak digunakan untuk mengangkut dan membuang sampah ke area ini," terangnya.
Wawan menambahkan, lurah bersama pengurus RW setempat diminta menggelar rembuk warga untuk mencari solusi bersama agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan.
"Kita harus memfasilitasi sekaligus memberikan edukasi. Sediakan titik pembuangan yang jelas, kemudian lurah dan RW mengimbau warga untuk membuang sampah pada tempatnya," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Tanjung Priok, Amir menuturkan, progres penanganan sampah di kolong tol dan sekitarnya telah mencapai sekitar 70 persen.
"Target kami tuntas bulan ini. Total sampah yang telah diangkut kurang lebih 50 rit dan dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang," bebernya.
Untuk mempercepat proses pembersihan, lanjut Amir, sebanyak 13 armada truk besar dikerahkan sejak Senin hingga Rabu. Kegiatan tersebut juga didukung satu unit alat berat ekskavator untuk pengerukan.
Amir berharap, upaya ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Menurutnya, keberhasilan menjaga kebersihan lingkungan memerlukan peran serta semua pihak.
"Kami mengajak warga untuk ikut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan. Jika pemerintah dan masyarakat berjalan seiring, lingkungan yang bersih dan tertata dapat terwujud secara berkelanjutan," tandasnya.