Pembersihan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Capai 3.012 Ton

Selasa, 13 Januari 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 136

Satu alat berat dikerahkan saat pembersihan gunungan sampah di pasar Induk Kramat Jati

(Foto: Istimewa)

Pembersihan tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur yang dimulai pada 8 Januari 2025 berhasil tuntas Senin (12/1) kemarin. Sebanyak 3.012 ton sampah berhasil dibersihkan.

"Rampung sejak kemarin sore"

Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Kramat Jati, Dwi Firmansyah mengatakan, penanganan tumpukan sampah tersebut terus dikebut selama lima hari terakhir. Namun, cuaca menjadi salah satu kendala di lapangan karena kerap terjadi hujan deras disertai angin kencang dan petir.

"Penanganan sampah lama yang menumpuk di Pasar Induk Kramat Jati sudah rampung sejak kemarin sore. Sampah yang ada saat ini merupakan sampah baru dari aktivitas pedagang," ujarnya, Selasa (13/1).

Dwi menjelaskan, pada hari kelima pembersihan, pihaknya mengerahkan 46 truk dengan masing-masing armada melakukan dua rit pengangkutan.

"Untuk hari pertama hingga hari keempat, sebanyak 132 truk telah dikerahkan. Sehingga, total keseluruhan mencapai 178 truk pengangkut sampah," terangnya.

Menurut Dwi, pihaknya memprioritaskan pengangkutan sampah lama dibandingkan sampah baru. Sebab, sampah lama memiliki kandungan amonia yang tinggi, berbau sangat menyengat, serta berpotensi membahayakan kesehatan manusia.

"Warna sampah lama sudah menghitam dan mengalami pembusukan. Sementara sampah baru belum mengalami proses itu," ungkapnya.

Ia menuturkan, untuk mencegah terjadinya penumpukan sampah akan dikerahkan sebanyak 10 hingga 11 armada truk sampah setiap hari.

"Volume sampah harian di Pasar Induk Kramat Jati mencapai sekitar 180 hingga 200 ton yang didominasi sampah organik," ucapnya.

Sementara itu, Manajer Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur atas respons cepat dalam menangani permasalahan sampah tersebut.

"Kami akan terus berkoordinasi agar pengelolaan sampah dapat berjalan lebih optimal. Pasalnya, dampak tumpukan sampah ini sangat dirasakan pedagang, pengunjung, dan masyarakat sekitar," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Sudin LH Jaktim dan Pasar Induk Komitmen Kurangi Volume Sampah

Sudin LH Jaktim dan Pasar Induk Kramat Jati Komitmen Kurangi Sampah

Senin, 27 Juli 2020 2763

 450 Ton Sampah Berhasil Diangkut dari Pasar Induk Kramat Jati

450 Ton Sampah Berhasil Diangkut dari Pasar Induk Kramat Jati

Jumat, 09 Januari 2026 200

Pasar Kramat Jati Terbakar, Pramono Pastikan Pedagang Dapat Perlindungan Asuransi

Pedagang Pasar Kramat Jati Dipastikan Dapat Perlindungan Asuransi

Senin, 15 Desember 2025 950

 23 Truk Dikerahkan Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

23 Truk Dikerahkan Angkut Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Kamis, 08 Januari 2026 313

Pedagang Buah Pasar Induk, Kamdi ucapkan terimakasih atas bantuan dari Pemprov DKI

Bahagia Pedagang Penyintas Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Dapat Bantuan

Selasa, 16 Desember 2025 481

BERITA POPULER
Tumpukan Sampah di TPS RW 10 Penggilingan Sudah Dibersihkan

Tumpukan Sampah di TPS RW 10 Penggilingan Tuntas Dibersihkan

Kamis, 08 Januari 2026 1447

 50 Kilogram Jagung Pulut Berhasil Dipanen dari Pulau Tidung Kecil

50 Kilogram Jagung Pulut Dipanen di Pulau Tidung Kecil

Rabu, 07 Januari 2026 1540

Proyek LRT Jakarta Fase 1B

Jakpro Konsisten Laksanakan Penugasan Strategis Sepanjang 2025

Kamis, 08 Januari 2026 1103

Seorang warga menggunakan payung berjalan di trotoar

BMKG: Hujan Dominasi Sejumlah Wilayah Jakarta Hari Ini

Senin, 12 Januari 2026 532

Kebakaran di lantai lima Tzu Chi School berhasil dipadamkan

Kebakaran Gedung Tzu Chi School Berhasil Dipadamkan

Senin, 12 Januari 2026 430

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks