Selasa, 10 Februari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 221
(Foto: Istimewa)
Pusat Budidaya dan Konservasi Laut (PBKL) Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menargetkan pendistribusian sebanyak 200.000 benih ikan konsumsi kepada kelompok pembudidaya pada tahun ini.
"Kebutuhan konsumsi keluarga"
Program tersebut merupakan upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperkuat perekonomian masyarakat pesisir sekaligus mendukung ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal.
Kepala UPT PBKL Dinas KPKP DKI Jakarta, Andi Dala Jemma mengatakan, bantuan benih ikan menjadi bagian dari strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.
"Melalui kegiatan budidaya ikan, masyarakat tidak hanya memperoleh sumber pangan yang berkelanjutan, tetapi juga memiliki alternatif penghasilan ketika aktivitas melaut terkendala oleh cuaca," ujarnya, Selasa (10/2).
Andi menjelaskan, sepanjang tahun 2025 PBKL telah menyalurkan sebanyak 143.575 ekor benih ikan konsumsi kepada 77 kelompok penerima. Kelompok tersebut terdiri dari kelompok pembudidaya ikan (pokdakan), Unit Pembenihan Rakyat (UPR), serta sekolah, termasuk yang berada di wilayah Kepulauan Seribu.
"InsyaAllah, target kami tahun ini sebanyak 200 ribu benih ikan konsumsi. Pada awal Februari, kami telah mendistribusikan 1.000 ekor benih ikan bawal berukuran tujuh sampai delapan sentimeter kepada kelompok Sea Farming di Pulau Panggang," terangnya.
Menurutnya, penyaluran benih ikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produksi ikan konsumsi di Kepulauan Seribu serta mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan.
"Benih ikan yang diberikan diharapkan dapat dibudidayakan secara optimal, baik untuk memenuhi kebutuhan konsumsi keluarga maupun sebagai sumber penghasilan," ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan Kelompok Sea Farming Pulau Panggang, Ali (51) mengapresiasi dukungan PBKL Dinas KPKP DKI Jakarta. Sebab, bantuan benih ikan tersebut sangat membantu dalam pengembangan usaha budidaya yang dijalankan kelompoknya.
"Program ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga ke depan dapat terus berlanjut dan semakin banyak kelompok pembudidaya yang merasakan manfaatnya," tandasnya.