Dinas KPKP Diminta Tindak Lanjuti Fenomena Ikan Sapu-sapu di Kali Ciliwung

Rabu, 04 Februari 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 2092

Ikan sapusapu dinaslh ist

(Foto: Istimewa)

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto meminta Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) untuk menindaklanjuti maraknya fenomena ikan sapu-sapu di Kali Ciliwung.

Uus menilai, dominasi ikan sapu-sapu di aliran Ciliwung diduga berkaitan dengan persoalan limbah. Sebab itu, ia menegaskan perlunya koordinasi lintas perangkat daerah untuk menangani persoalan tersebut secara serius.

"Ini perlu ditindaklanjuti,"

“Nanti bisa disampaikan ke Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP). Ikan sapu-sapu biasanya muncul di sungai yang bermasalah dengan limbah. Ini perlu ditindaklanjuti,” ujar Uus, Rabu (4/2).

Ia menekankan, langkah tersebut penting untuk memastikan keamanan masyarakat, khususnya terkait konsumsi ikan dari perairan sungai. Menurutnya, Dinas KPKP akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan agar masyarakat Jakarta merasa aman.

Lebih lanjut, Uus juga meminta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov DKI untuk menindaklanjuti keterlibatan warga yang selama ini membantu melakukan intervensi populasi ikan sapu-sapu di Kali Ciliwung.

Ke depan, pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam penanganan ikan sapu-sapu diharapkan dapat berkolaborasi guna menjaga kelestarian lingkungan sungai.

“Nanti saya minta KPKP untuk mengecek langsung ke lapangan,” katanya.

Sebelumnya, Pemprov DKI melalui Dinas KPKP menegaskan bahwa ikan sapu-sapu hasil tangkapan liar dari Sungai Ciliwung tidak layak dikonsumsi. Hal ini disebabkan tingginya risiko kontaminasi logam berat berbahaya seperti timbal, merkuri, dan kadmium, serta cemaran bakteri E.coli.

Meski secara biologis ikan sapu-sapu dapat dikonsumsi jika dibudidayakan secara terkontrol, ikan yang hidup di sungai tercemar tidak melalui pengawasan mutu dan keamanan pangan. Akumulasi zat kimia berbahaya seperti mikroplastik hingga limbah industri dalam tubuh ikan berpotensi menimbulkan keracunan kronis dan gangguan kesehatan serius apabila dikonsumsi secara rutin.

BERITA TERKAIT
Kelurahan Setu Panen Lele dan Timun Jepang

Jajaran Kelurahan Setu Panen Lele dan Timun Jepang

Rabu, 19 Februari 2025 1643

Normalisasi Kali Cakung Lama dan Ciliwung Jadi Prioritas

Normalisasi Kali Cakung Lama dan Ciliwung Jadi Prioritas

Kamis, 29 Januari 2026 1201

 40 Kilogram Ikan Lele Dipanen dari Keramba Merah Putih

40 Kilogram Lele Dipanen di Keramba Merah Putih Semper Timur

Jumat, 09 Januari 2026 1330

BERITA POPULER
Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2338

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 3826

Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 2622

Bpbd omc ist

Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

Rabu, 21 Oktober 2026 1117

Edukasi Pilah Sampah pulau panggang anita

Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

Selasa, 20 Oktober 2026 1195

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks