Jumat, 23 Januari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Andry 186
(Foto: Anita Karyati)
Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu terus memperkuat komitmen pengembangan wisata bahari berkelanjutan melalui kegiatan transplantasi terumbu karang di perairan Pulau Pramuka, Area Perlindungan Laut (APL), Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara.
"Mari kita jaga ekosistem laut kita,"
Kepala Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu, Nurliati mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka menjaga kelestarian ekosistem laut. Sebab, terumbu karang yang sehat juga menjadi daya tarik utama wisata bahari sekaligus sumber kehidupan bagi masyarakat pesisir.
“Kelestarian terumbu karang sangat berkaitan erat dengan keberlanjutan pariwisata dan ekonomi masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong upaya konservasi yang melibatkan semua pihak,” ujarnya, Jumat (23/1).
Ia menambahkan, kegiatan transplantasi karang ini juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat dan pelaku wisata semakin peduli terhadap pentingnya menjaga laut, termasuk menerapkan aktivitas penangkapan ikan dan wisata bahari yang ramah lingkungan.
"Mari kita jaga ekosistem laut kita guna mendukung keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat," ajaknya.
Sementara itu, Kepala Seksi Kelautan Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu, Gama Eka Anantha menjelaskan, kegiatan kali ini dilakukan transplantasi sebanyak 100 bibit karang keras jenis Acropora dengan metode tambal sulam di kawasan APL Pulau Pramuka.
“Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin dua kali dalam sebulan dan melibatkan personel lapangan serta dukungan masyarakat sekitar sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga ekosistem laut,” tuturnya.
Menurutnya, kegiatan transplantasi karang ini juga mampu mempercepat pemulihan terumbu karang yang rusak sekaligus meningkatkan kualitas ekosistem laut, khususnya di kawasan konservasi.
"Ke depannya kualitas terumbu karang di Pulau Pramuka terus membaik dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi Kepulauan Seribu," tandasnya.